Talenta Emas Karanganyar, Masa Depan Ganda Putri Indonesia

0
Ribka Sugiarto (kiri) bersama Febriana Dwipuji Kusuma (kanan) usai menerima penghargaan dari Bakti Olahraga Djarum Foundation di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (4/8/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Pecinta bulutangkis Karanganyar kini boleh berbangga. Ribka Sugiarto sebagai putri Lawu menjadi salah satu pebulutangkis ganda putri masa depan Indonesia.

Ribka lahir pada 22 Januari 2000. Sejak 2013 lalu, dia menjadi bagian dari PB Djarum. Sudah banyak prestasi dicatatkan Ribka. Dia sudah merasakan gelar Sirnas Jawa Tengah, Palangkaraya, Banten, Manado, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan hingga Lampung.

Belum lagi Yonex Sunrise Double Special by Chandra Wijaya, Malaysia Junior International 2016 dan 2017 serta runner up World Junior Championship 2017. Terbaru, Ribka yang berpasangan dengan Febriana Dwipuji Kusuma sukses menyabet gelar ganda putri dalam kejuaraan Asia Junior Championships 2018 di Jakarta, 14-22 Juli lalu.

Ribka/Febriana menjadi juara hanya dalam waktu 20 menit, setelah mengandaskan pasangan Malaysia, Pearly Koong Le Tan/Ee Wei Toh, dengan skor 21-12, 21-16. Sebelum melesat ke final, Ribka/Febriana berhasil menyingkirkan unggulan pertama asal Tiongkok, Liu Xuanxuan/Yuting Xia, dengan rubber-game 25-23, 14-21, dan 21-15. Liu/Xia merupakan peraih medali perak pada Asia Junior Championships setahun silam.

Perjalanan Ribka bermula sat dia mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2013. Ribka saat itu berhasil mencuri perhatian para pencari bakat. Setelah menjadi bagian dari PB Djarum, Ribka dipasangkan dengan beberapa pebulutangkis lain. Namun pebulutangkis yang selalu tampil menggebu-gebu itu dipasangkan dengan Febriana yang menjadi juara termuda kejurnas PBSI 2016.

“Dulu kaget juga saat dipasangkan dengan Anna (sapaan Febriana). Aku mainnya cepat, grusa-grusu. Sedangkan dulu Anna gendut, kalem. Tapi saat pertama dipasangkan malah langsung juara pada tahun 2014,” terang Ribka, Sabtu (4/8/2018).

Ribka dan Febriana saat bercerita tentang perjalanan karirnya di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (4/8/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Ribka bercerita bahwa keberhasilannya berada di tahap ini tak lepas dari dukungan penuh orang tua. Dia pun berterimakasih pada PB Djarum yang sudah memberikan segala fasilitas yang membuatnya lebih mudah mengejar prestasi.

“Saya berterima kasih atas dukungan semua pihak, terutama dari PB Djarum dan juga Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Semoga saya bisa terus menjadi juara dan prestasi yang lebih banyak lagi,” tutur Ribka.

Keberhasilan Ribka menjadi bukti bahwa pencarian bakat-bakat ke seluruh pelosok Tanah Air sangat penting. Para pebulutangkis bukan ujug-ujug meraih prestasi. Melainkan dipersiapkan sejak dini, dengan program dengan pengawasan ketat dari para profesional yang lebih dulu meraih prestasi membanggakan.

“Kami bangga sekali atlet-atlet muda PB Djarum mampu membuktikan potensi mereka dengan meraih prestasi di kejuaraan dunia junior,” tutur Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin

“Untuk para peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, Ribka ini merupakan salah satu contoh nyata pembibitan yang dilakukan PB Djarum sejak usia dini. Terlebih Ribka adalah atlet kelahiran Karanganyar, semoga prestasi Ribka dan Febriana ini bisa menjadi teladan bagi atlet-atlet muda masa depan Indonesia,” jelas Yoppy.

Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan penghargaan pada Ribka/Febriana di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (4/8/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Apresiasi terhadap Ribka juga datang dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar, kampung halaman Ribka. Bupati Karanganyar Juliyatmono secara khusus memberikan penyambutan dan pujian terhadap Ribka sebagai putra daerah.

“Ribka adalah kebanggaan kita, warga Karanganyar. Ribka sudah melakukan dan membuktikan kepada kita semua. Harapan kita adalah keberhasilan Ribka ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak di Indonesia di masa depan untuk bisa meraih prestasi seperti dia,” ujar Juliyatmono yang juga merupakan Ketua PBSI Kabupaten Karanganyar.

Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan penghargaan sebesar Rp. 60 juta kepada Ribka dan Febriana atas prestasinya menyabet gelar ganda putri dalam kejuaraan Asia Junior Championships 2018.

Keduanya juga mendapatkan lemari es dua pintu dari Polytron. Pemberiaan penghargaan ini dilakukan pada Sabtu (4/8/2018) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jawa Tengah.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here