Di Rumah Sendiri, Roma Malah Keok

0
Striker AS Roma Edin Dzeko saat bermain melawan Atalanta (1/6/2018). Foto: Official tim AS Roma

ITALIA – AS Roma membuka pertandingan di tahun 2018 dengan hasil yang cukup buruk. Tampil di hadapan publik sendiri, Roma menyerah di tangan tamunya Atalanta dengan skor akhir 1-2 di Stadion Olimpico, Minggu (1/6/2018) dinihari WIB.

”Sama sekali tidak menyukai pertunjukan itu, Dalam kekalahan 2-1, dengan Atalanta bermain dengan 10 orang, kami malah berantakan (permainnya),” beber Pelatih Roma Eusebio Di Francesco seperti yang dilansir dari Football Italia

Dari sisi penguasaan bola, Roma unggul 67%, berbanding terbalik dengan Atalanta yang hanya 33%. Tapi nyatanya, tamu datang dengan rasa percaya diri tinggi, untuk pulang ke kotanya dengan raihan poin sempurna.

Atalanta bahkan berhasil unggul 1-0 lebih dulu di menit ke-14 lewat serangan balik cepat. Josip Ilicic melepaskan umpan panjang dari tengah lapangan ke sisi kanan yang di isi oleh Andreas Cornelius.

Cornelius, yang berdiri bebas menggiring bala ke dalam kotak pidana. Meski sempat mendapat gangguan dari Federico Fazio, Cornelius berhasil menyepak bola ke jala gawang Roma.

Selang lima menit kemudian Atalanta kembali membuat gol keduanya. Marten De Roon, yang menerima umpan tarik dari Alejandro Gomez berhasil menyepak bola ke sisi kiri gawang Alisson Becker.

Jelang babak pertama usai, Atalanta harus bermain dengan 10 pemain. Wasit Marco Guida mengganjar De Roon dengan kartu kuning kedua setelah melanggar Alexander Kolarov. Kalah jumlah pemain timbangan atalanta bermain dalam tekanan.

Babak kedua Roma akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 di menit ke-56 lewat gol Edin Dzeko, setelah menyambut umpan terukur Stephan El Shaarawy. Sayangnya tak ada gol tambahan untuk Roma maupun Atlanta.

Itu artinya skor 1-2 untuk Atalanta jadi sinyal buruk pertahanan tim ini. Dengan kekalahan ini Roma keluar dari posisi empat besar dan duduk di posisi tiga dengan poin 39 dari 19 laga. Sementara itu, Atalanta naik ke posisi ketujuh dengan poin 30 dari 20 laga.

Dalam laga ini Radja Nainggolan dibangku cadangkan karena sanksi yang diterimanya. Seperti yang diketahui, saat pergantian tahun, dirinya kedapatan berpesta sambil minum-minum.

”Kami harus membuat keputusan yang didasarkan pada disiplin, etika dan profesionalisme. Anda harus membuat pilihan sulit dalam hidup untuk melakukan hal yang benar dan dari permainan berikutnya Radja akan lebih bersemangat daripada sebelumnya untuk berkontribusi pada penyebab ini (kekalahan),” ujarnya.

Jaladwara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here