Ini yang Dilakukan Conte Jika Memang Dipecat Chelsea

0
Antonio Conte. Foto : Official Chelsea Football Club

LONDON – Antonio Conte menegaskan bahwa dia tidak takut jika dirinya dipecat oleh Chelsea. Menurutnya dirinya sedang tidak tertekan meskipun meskipun Chelsea menderita kekalahan memalukan kedua Liga Premier dalam waktu kurang dari seminggu .

Tiga pemain Watford, Troy Deeney, Daryl Janmaat, Gerard Deulofeu dan Roberto Pereyra membuat tiga gol saat sepuluh menit jelang bubaran di Vicarage Road untuk mempermalukan Chelsea 4-1, Selasa (6/2/2018). Kekalahan itu memang tetap membuat mereka berada di peringkat klasemen sementara. Tetapi rumor mengenai pemecatan sang pelatih semakin menguat.

Conte memberikan penjelasan mengenai rumor tersebut. Berbicara dengan nada menantang setelah pertandingan, petenis Italia itu menegaskan bahwa “kehidupan akan terus berlanjut”.

“Sangat sulit bagi saya untuk mengalihkan pikiran saya. Saya harap, malam ini, untuk sekali Anda mengerti saya. Saya tidak khawatir dengan pekerjaan saya, saya bekerja setiap hari, dan saya memberikan 120 persen, oke, jika ini sudah cukup, tidak apa-apa. Kalau tidak, klub bisa mengambil keputusan yang berbeda, tapi saya tidak khawatir, “ jelasnya dilansir ESPNFC.

Antonio Conte datang ke Chelsea pada tahun 2016. Pada musim pertamanya, ia langsung membawa Chelsea memperoleh gelar Liga Premier. Tapi musim keduanya berjalan dengan tidak lancar. Sudah terlempar dari perburuan titel Liga Premier, mereka juga tidak bisa berebut Piala Liga Inggris. Belum lagi perihal tranfser Chelsea yang kurang memuaskan baginya.

“Ini sangat sulit karena, setiap hari dan setiap konferensi pers, Anda bertanya kepada saya apakah saya khawatir, tidak, saya tidak khawatir.  Besok adalah hari lain, saya bisa menjadi pelatih Chelesa atau tidak, mana masalahnya? Saya tidak tertekan. Saya mencoba melakukan segalanya, “ kata mantan pelatih Timnas Italia.

Ketika ditanya apakah dia masih merasa mendapat dukungan dari pemain Chelsea, Conte enggan menjawab gamblang. Ia pun mencoba membandingkannya dengan mantan klub yang pernah dibelanya,  Juventus.

“Tapi apakah menurut Anda sebuah klub bisa memutuskan untuk memecat pelatih jika tidak ada dukungan dari pemain?, Anda pikir pemain memiliki kekuatan ini? Ya, ini salah, ini salah, jika ini terjadi, oke. Tapi, saya ulangi,  saat menjadi pemain, saya adalah kapten Juventus dan saya tidak pernah berbicara tentang pelatih dengan klub saya, “ ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here