Begini Cara Bek Muda Liverpool Bikin Leroy Sane Mati Kutu

0
Pemain Liverpool melakukan selebrasi lawan Man City. Foto: Official Twitter Liverpool

Liverpool sukses menang 3-0 atas Manchester City pada leg 1 babak perempatfinal LIga Champions di Anfield, Kamis (5/4/2018). Bek muda berusia 19 tahun Trent Alexander-Arnold mendapat kredit karena sukses mematikan pergerakan pemain sayap Manchester City, Leroy Sane.

Tiga gol kemenangan Liverpool dicetak dalam babak pertama. Mohamed Salah membuka keunggulan untuk Liverpool pada menit 12. Alex Oxlade Chamberlain menggandakan gol pada menit 20 dan Sadio Mane di menit 31.

Lantaran semua gol di babak pertama itu membuat Pep mengubah taktiknya di babak kedua. Ia menarik Ilkay Gundogan dan digantikan Raheem Sterling. Tujuannya adalah agar lebih banyak kontrol bola di tengah. Tapi sayang usaha itu gagal.

Manchester City memang menguasai pertandingan ini, tetapi Liverpool lebih efisien. Merujuk pada data Espn, City memiliki penguasaan bola hingga 66%. Tetapi untuk urusan tembakan sasaran ke gawang justru lebih banyak Liverpool. The Reds melepaskan 9 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Sedangkan City melepaskan 11 tembakan tapi tak ada yang tepat sasaran.

Keberhasilan Liverpool yang sukses membuat City tak memiliki tembakan tepat sasaran itu tak terlepas dari peran bek muda Trent Alexander-Arnold. Ia sukses mematikan pemain sayap Leroy Sane.

Sebelumnya Alexander-Arnold mendapat banyak kritikan atas penampilannya melawan Manchester United dan Crystal Palace dalam beberapa pekan terakhir. Tetapi ia dinobatkan sebagai man of the match dari The Reds dalam pertandingan karena perannya mencegah gol tandang Manchester City. Melansir Sportbible, bek kanan ini melakukan empat tekel, tujuh intersep dan 10 sapuan.

Walau aksinya menuai banyak pujian, ia memilih merendah. Menurutnya keberhasilannya ini berkat bantuan rekan-rekannya.

“Sane adalah pemain berkualitas tinggi. Dia mungkin salah satu pemain sayap terbaik di liga, jika bukan dunia. Dia benar-benar lawan yang tangguh. Ox (Oxlade-Chamberlain), Gini (Georgino Wijnaldum, Mo (Mohamed Salah), Hendo (Jordan Henderson) membantu saya. Jika Anda berhadapan satu lawan satu lawan winger bertalenta maka Anda mudah dikalahkan, “ jelas dia di laman resmi klub.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here