Misi AS Roma Melanjutkan Mimpinya di Liga Champions

0

AS Roma melawat ke kandang Barcelona dalam laga leg 1 babak perempatfinal Liga Champions, Kamis (5/4/2018). Pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco tak gentar dengan Barcelona dan meraih kemenangan demi melanjutkan mimpi di Liga Champions.

Menjelang laga ini sang pelatih memberikan update kebugaran pemainnya. Ia menyebutkan Cengiz Under tak bisa ikut dalam perjalanan ke Barcelona. Sementara Radja Nainggolan belum sepenuhny fit. Ia menyebutkan jika pemain berdarah Batak ini memiliki kans 50 persen bisa kembali bermain saat lawan Barcelona.

“Nainggolan memiliki peluang 50 persen bermain besok. Dia akan menjalani tes kebugarannya hari ini dan besok. Lorenzo Pellegrini kembali di skuat untuk pertama kalinya juga. Stephan El Shaarawy dan Gregoire Defrel memiliki karakteristik yang berbeda. Defrel belum mampu bermain 90 menit, tetapi  dia bisa menjadi pilihan penting baik dari awal dan dari bangku cadangan, “ jelasnya.

AS Roma melaju ke perempatfinal menjadi sebuah kejutan. Di babak fase grup, tim berjuluk Serigala Ibukota ini tak diduga lolos dari grup maut, bahkan berada di peringkat pertama. Chelsea justru berada di peringkat kedua. Sementara Atletico Madrid terlempar ke Liga Europa setelah menempati posisi ketiga dalam babak fase grup.

Lolos ke babak 16 Besar, Roma mendapat lawan Shakhtar Donetsk. Pada leg 1 di kandang Shakhtar, AS Roma kalah 2-1. Kemudian di leg 2, Roma menang tipis 1-0. Roma berhasil melaju setelah memenangi gol tandang.

“Kami di sini dengan kerendahan hati yang besar untuk mempersiapkan permainan ini melawan sisi yang terbiasa bermain di level ini. Impian kami adalah melakukan sesuatu yang luar biasa dan kami sangat bangga bisa menghadapi tim terbaik di dunia. Kami ingin terus bermimpi, “ kata dia melansir Football Italia.

Eusebio Di Francesco telah menekankan pentingnya ‘mentalitas’ timnya melawan Barcelona. Sepert ditulis Fottball Italia, Eusebio Di Francesco meyakini bahwa timnya bisa “membunuh” pertandingan Barcelona.

“Jika Roma mencapai babak perempat final, itu berarti kami telah melakukan sesuatu yang baik. Saya suka fakta bahwa kami telah mendapatkan rasa hormat orang. Kami harus memastikan bahwa kami tidak kehilangan identitas kami dan fokus. Barcelona dapat mencetak skor setiap saat. Jika kita menjauhkan mereka dari area penalti kami, kami mendapat peluang yang lebih baik, “ jelas dia.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here