Salah, Muslim yang Taat, dan Dilema Lolos Final Liga Champions

0
Mohamed Salah melakukan selebrasi. Foto: Official Twitter Liverpool

Liverpool semakin dekat dengan final Liga Champions. Jika Liverpool lolos ke final, bintang Liverpool Mohamed Salah akan menjalani  laga  ini dalam masa puasa. Kondisi ini bakal menjadi dilema bagi Mohamed Salah.

Puasa diprediksi akan dimulai tanggal 15 Mei mendatang. Final Liga Champions yang digelar di Kiev bakal dihelat pada Sabtu (26/4/2018). Artinya gelaran final akan dihelat tepat sepuluh  hari berpuasa.

Salah sebagai muslim yang taat akan ikut menjalani puasa. Jika berpuasa, maka kondisi fisiknya akan mempengaruhi performanya. Ia pernah merasakannya saat masih bersama Chelsea ketika mengikuti tur pramusim.

“Ramadan sangat sulit bagi saya. Kami latihan dua kali dalam sehari saat cuaca panas. Sebab saya puasa, tidak makan dan tidak minum di siang hari. Tapi itu sudah berakhir, kini saya bisa makan dan minum, ” kata Salah usai menjalani musim puasa pada tahun 2014 lalu.

Melansir Thesun, Shawki Allam, Mufti Besar Mesir, telah memberi izin kepada Salah dan rekan tim internasionalnya di skuat Mesir untuk menunda puasa mereka pada saat melakoni persiapan ke Piala Dunia.

Bos Liverpool Jurgen Klopp mengungkapkan dalam sebuah wawancara dengan Channel 4 News bahwa Salah, Mane dan Can adalah  muslim taat. Mereka tetap menunaikan kewajibannya sebagai muslim  saat harus menjalani musim yang ketat.

“Salah adalah seorang muslim taat. Ia melakukan semua hal yang dilakukan orang Muslim. Kami datang satu menit atau dua menit lebih awal di ruang ganti sehingga dia bisa siap untuk pertandingan. Itu juga dilakukan Sadio Mane dan Emre Can, “ kata dia mengutip The Sun.

Mo Salah membantu Liverpool untuk berada di jalur tepat meraih gelar juara Liga Champions. Klopp melanjutkan bahwa sosok Salah dibutuhkan pada saat ini, di mana penuh dengan konflik dan Islamofobia.

“Ini luar biasa. Inilah yang kami butuhkan di masa-masa ini. Untuk melihat pemuda yang luar biasa ini, penuh sukacita, penuh cinta, penuh persahabatan, penuh dengan segalanya, di dunia di mana kita semua berjuang untuk memahami semua hal yang terjadi di dunia ini. Mo adalah duta yang sempurna untuk Mesir, untuk seluruh dunia Arab, “ jelas Klopp.

Satu surat kabar Arab Saudi melaporkan bahwa pejabat lokal  mengusulkan untuk memberikan Salah sebidang tanah di kota suci Islam, Mekkah. Ini sebagai hadiah untuk Salah setelah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik PFA Tahun Ini.

“Ada beberapa pilihan mengenai pemberian lahan ini. Jika sistem Saudi memungkinkan tanah untuk dimiliki oleh Salah, ia akan diberikan sebidang tanah di Kota Suci  Mekah, di luar (Masjidil) Haram. Pilihan lainnya adalah membangun masjid yang dibangun di atas tanah atas namanya, “ kata Fahd al-Rowky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here