Gagal di Liga Europa, Wenger: Sepakbola Bisa Sangat Kejam

0
Arsene Wenger (via arsenal.com)

Kisah cinta Arsene Wenger berakhir pahit. Ia gagal membawa Arsenal meraih trofi Liga Europa. Arsene Wenger tak bisa membendung rasa sedihnya atas kegagalan itu. Ia mengakui bahwa sepak bola bisa sangat kejam mengingat prospek mendapat trofi di musim ini dipupus Atletico Madrid.

Wenger yang akan mengundurkan diri di akhir musim setelah masa jabatan 22 tahun di klub, berharap untuk memandu timnya ke final Liga Europa. Namun, tidak ada akhir dongeng indah untuk Wenger. Pasalnya  Atletico menang 1-0 di leg 2 semifina di Wanda Metropolitano, Jumat (4/5/2018). Arsenal kalah agregat 1-2 atas Atletico Madrid.  .

“Ini adalah pertandingan serupa dengan apa yang kami miliki di leg pertama. Situasi berbahaya yang kami buat ada di sana tetapi kami melewatkan peluang di kotak penalti. Kami tidak mengatur momen penting dari pertandingan dengan baik. Malam ini kami terlihat baik-baik saja dan kemudian kebobolan pada serangan balik, “ kata Wenger kepada BT Sport.

Wenger memang layak sedih. Apalagi ini adalah peluang terakhir baginya untuk menutup masa pengabdiannya selama 22 tahun di Arsenal. Harapan itu tinggal menyisakan rasa sesal dan kecewa. Satu-satunya yang bisa dilakukan oleh Wenger agar musim ini kian tidak terjerembab adalah mempertahankan tiket Liga Europa untuk musim depan.

“Ini sangat menyedihkan tapi sayangnya kamu harus melalui ini dalam permainan kita. Ini bisa sangat kejam tapi kadang-kadang itu bagus. Penderitaan yang sulit dilalui mala mini, “ jelas pelatih berkebangsaan Perancis ini.

Pada akhir pekan ini Wenger akan memimpin Arsenal melawan Burnley, Minggu (6/5/2018). Laga kali ini menjadi pertandingan pamungkas Wenger di Emirates. Setelah itu Arsenal melakoni dua laga tandang melawan Leicester City dan Huddersfiel Town sebagai penutup  musim pada Minggu (13/5/2018).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here