Prediksi Final Liga Europa, Duel Penyerang Perancis

0

Jika di final Liga Champions dianggap sebagai persaingan Cristiano Ronaldo versus Mohamed Salah maka beda lagi dengan final Liga Europa. Laga tersebut akan mempertemukan dua penyerang Perancis, Antoine Griezmann dan Florian Thauvin.

Antoine Griezmann dan Florian Thauvin, bisa dibilang dua pemain yang paling konsisten menyerang Prancis musim ini. Mereka akan berhadapan langsung pada di Lyon dalam final LIga Europa, Kamis (17/5/2018) dini hari.

Performa gemilang Thauvin di saat Marseille tanpa Dimitri Payet yang absen telah jauh dari sorotan banyak orang. Di sisi lain, Griezmann terus menjadi pahlawan bagi Atletico. Bahkan hal seperti itu akan tetap terjadi jika dia akan pindah ke Barcelona.

Tapi siapa yang mengalami musim yang lebih baik? Siapa yang akan on fire di final ini? Dengan bantuan Opta, ada beberapa catatan menarik dari dua striker andalan Perancis ini seperti dikutip Soccerway.

Gol Terbanyak

Griezmann dan Thauvin adalah dua pemain Perancis yang telah terlibat dalam gol terbanyak di semua kompetisi dari antara lima liga top Eropa musim ini. Dibanding Griezmann, Thauvin memiliki catatan yang lebih baik.

Gelontoran 26 gol dan 17 assist menempatkannya dalam 43 gol. Ia di atas Griezmann (27 gol dan 13 assist). Tiga terbaik berikutnya adalah Kylian Mbappe (21 gol, 16 assist), Dimitri Payet (10 gol, 22 assist) dan Nabil Fekir (23 gol, delapan assist).

Meskipun Thauvin menduduki puncak tangga dalam urusan gol terbanyak, Griezmann secara meyakinkan menjadi yang paling kejam pada waktunya di lapangan. Keterlibatannya dalam 40 gol datang dalam 3,750 menit aksi, sedangkan Thauvin membutuhkan 3.981.

Ia juga membutuhkan lebih sedikit tembakan rata-rata (2,6, dibandingkan dengan Thauvin 3,0) dengan akurasi yang lebih baik (58,8 persen, dibandingkan dengan 50,4). Thauvin telah terlibat dalam gol sekali setiap 93 menit, sementara rekan senegaranya telah berhasil satu per 94.

Dampak Serangan Secara Keseluruhan

Ada lebih banyak sepakbola daripada gol. Thauvin dan Griezmann siap untuk merangkul semua aspek dari peran mereka di tim masing-masing. Griezmann telah membuat rata-rata 33,2 umpan per pertandingan. Angka itu  dilampaui oleh 40,7 Thauvin. Akurasi mereka cocok pada 78 persen, meskipun.

Thauvin memiliki rata-rata tiga operan lebih banyak daripada Griezmann di sepertiga akhir lapangan, tetapi tingkat keberhasilannya ada lima persen lebih rendah dari lawannya. Namun, jika ia memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk kehilangan kepemilikan dalam serangan, ia juga mahir untuk memenangkannya kembali. Thauvin memiliki rata-rata 12 duel per pertandingan, tiga lebih banyak daripada Griezmann.

Marseille Masih Membutuhkan Payet?

Meski Thauvin bisa mengisi kekosongan lini serang setelah ditinggalkan Payet karena cedera, tetapi tetap saja ketiadaan Payet masih akan berpengaruh pada Marseille. Selain menjadi pemain Perancis dengan keterlibatan gol keempat tertinggi musim ini, Payet tetap menjadi kunci untuk membuka tembok pertahanan Atletico Madrid

Payet rata-rata memiliki 45 umpan per pertandingan, dengan akurasi 80 persen. Hal  itu menempatkannya di atas rekan satu timnya di Prancis. Payet juga memiliki rata-rata empat tembakan ke gawang dalam satu petandingan. Catatan ini melamapui miliki Griezmann dan Thauvin. Ini menunjukkan menagapa eks pemain West Ham United tetap menjadi ancaman menyerang menakutkan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here