Ini Alasan FIFA Sebut Penerapan VAR di Piala Dunia 2018 Dianggap Sukses

0
Logo Piala Dunia Rusia 2018. Foto: Twitter FIFA

Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) memberikan penilaiannya tentang penggunaan teknologi Video Assistan Referee (VAR). FIFA menyebut VAR telah memberikan kontribusi untuk 99,3 persen dari keputusan wasit di Piala Dunia menjadi benar.

Teknologi video digunakan untuk pertama kalinya di Piala Dunia. Beberapa liga di Eropa sudah mulai menerepkannya, yakni Liga Italia Serie A dan La Liga. Sementara Liga Premier termasuk di antara mereka yang belum memperkenalkannya.

Pelatih dan pemain telah mengkritisi pelaksanaan VAR sepanjang turnamen. Bek Portugal Jose Fonte menggambarkan teknologi itu sebagai “tidak dapat diterima”. Sementara gelandang Spanyol Thiago Alcantara mengatakan menggunakan sistem “kehilangan sedikit esensi sepakbola”.

Namun, Pierluigi Collina – ketua komite wasit FIFA – membela penggunaan VAR. Ia mengakui bahwa penggunaan VAR itu memiliki dampak positif di Piala Dunia secara keseluruhan.

“Selama kompetisi, tidak mungkin semuanya berjalan 100 persen sempurna. Beberapa hal harus diperbaiki berdasarkan apa yang terjadi di pertandingan pertama. 95 persen dari keputusan yang diambil oleh wasit tanpa VAR adalah benar, dan persentase ini meningkat menjadi 99,3 persen berkat intervensi VAR, “ kata wasit asal Italia ini.

“Sesuatu yang selalu dikatakan – VAR tidak berarti kesempurnaan. Tetapi karena Anda dapat melihat 99,3 persen adalah sesuatu yang sangat, sangat dekat, “ lanjutnya dilansir Soccerway.

Pada akhir babak penyisihan grup, 24 penalti telah diberikan di Rusia 2018. Catatan itu memecahkan rekor Piala Dunia sebelumnya. Sementara teknologi digunakan untuk rata-rata 6,9 insiden per game. Data FIFA menunjukkan VAR digunakan untuk membatalkan 14 keputusan.

“Pusat proses pengambilan keputusan, ada wasit. VAR tidak memutuskan. VAR hanya merekomendasikan peninjauan di lapangan. Hanya wasit yang harus mengambil keputusan akhir. Ini adalah perbedaan antara interpretasi, keputusan subjektif dan keputusan faktual. Untuk semua interpretasi, kami ingin wasit di pusat pengambilan keputusan,” kata ketua proyek VAR, wasit FIFA, Roberto Rosetti.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here