Jadi Juara Grup, Fernando Hiero Klaim Spanyol Beruntung

0
skuar Timnas Spanyol melakukan selebrasi gol. Foto: Official FIFA.

Spanyol ditahan imbang 2-2 oleh Maroko, Selasa (26/6/2018).  Pelatih interim Fernando Hierro mengakui Spanyol beruntung atas hasil imbang. Hasil ini cukup membawa Spanyol lolos ke babak 16 besar dan menjadi pemuncak grup B.

Maroko akhirnya berhasil unggul lebih dulu lewat gol Khalid Boutaib di menit ke-19.  Keunggulan Maroko hanya bertahan lima menit. Spanyol sukses menyamakan skor berkat gol Isco. Hingga turun minum, skor imbang 1-1.

Maroko berhasil kembali memimpin di menit ke-81 lewat gol Youssef En-Nesyri. Memasuki masa injury, Spanyol mencetak gol lewat backheel pemain pengganti, Iago Aspas. Sempat ada kontroversi karena Aspas dianggap sudah berada dalam posisi offside.

Wasit Ravshan Irmatov menginstruksikan untuk melihat rekaman video assistant referee (VAR). Namun, keputusan tak berubah. Wasit mengesahkan gol Aspas. Skor 2-2 pun menjadi hasil akhir laga ini.

Hierro, mantan bek untuk tim nasional, mengatakan bahwa sementara pertandingan grup memberikan tantangan yang baik. Menurutnya Spanyol harus meningkatkan performanya jika mereka ingin maju melalui babak sistem gugur.

“Saya suka grup, itu adalah arena bermain yang seimbang, kami tidak yakin siapa yang akan menjadi yang pertama atau kedua hingga menit terakhir dan saya harus mengakui bahwa kami beruntung untuk finis pertama, ” jelasnya dilansir Soccerway.

“Kami tidak bisa membiarkan lawan begitu banyak peluang. Jika kami ingin mencapai tempat kami bermimpi, kami harus meningkatka detail ini dan bersikap kritis terhadap diri sendiri, mengetahui ada ruang untuk perbaikan, ” lanjut mantan pemain Real Madrid ini.

VAR telah menjadi titik pembicaraan besar di Piala Dunia sejauh ini. Walau demikian Hierro merasa puas dengan bagaimana teknologi tersebut telah diimplementasikan sejauh ini.

“Semua pelatih dan semua pemain telah diinstruksikan tentang apa arti VAR dan bagaimana cara kerjanya. Itu harus dimasukkan dan mereka akan mencoba dan menggunakannya seadil mungkin. Kami memahami bahwa wasit sedang menunggu VAR dan kami melakukan tugas kami, para pemain tidak menekannya, ” ujarnya.

Namun, salah satu pemain Timnas Spanyol, Thiago Alacantara tidak yakin dengan penggunaan VAR. Menurutnya penggunaan VAR menghilang sedikit esensi dari sepakbola.

“Ada orang-orang yang mendukung [VAR], tetapi bagi saya itu kehilangan sedikit esensi sepakbola. Tapi memang benar bahwa hari ini itu telah menguntungkan kita, ” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here