Gelandang Timnas Brasil Paulinho mengungkapkan sempat menolak pindah ke Inter  Milanpada 2011,

Saat itu dirinya masih bermain untuk klub Courinthians. Ia menolak bergabung karena hanya diberi waktu 15 menit untuk menjawabnya.

Pemain yang kini bergabung dengan Brasil, akhirnya berkarir di Eropa untuk kali pertama dengan klun Tottenham Hotspur di tahun 2013-2015, hingga akhirnya memutskan menuju Guangzhou Evergrande (215-2017), sebelum akhirnya pindah ke Camp Nou pada 2017.

“Saya naik dari Divisi Keempat ke Divisi II dan kemudian ke Divisi Pertama dengan Courinthians,” ucap Paulinho kepada The Players Tribune yang dilansir dari Football Espana.

“Di sanalah saya bertemu seorang pria yang mengubah hidup saya dan menjadi seperti ayah kedua bagi saya (Profesor Tite). Saya menjadi emosional ketika saya berbicara tentang Tite, karena kami terhubung dengan cara yang lebih dari sekedar sepakbola,” terangnya

Dirinya mengakui ada cerita lucu yang terjadi antara dirinya dengan Profesor Tite. Itu terjadi saat dirinya madih bermain dengan klub Brasilnya di tahun 2011. kesuksesan dirinya ikut membawa Courinthians juara Campeonato Brasileiro,  membuat tawaran dengan Inter Milan akhirnya hinggap kedirinya.

Namun karena telpon dadakan sang agen diwajibkan menjawab dalam waktu kurang dari 15 menit, ternyata dirinya bimbang, karena saat itu dirinya tengah bersiap untuk menjalani sesi latihan.

“Dia menelepon saya dan mengatakan bahwa Inter membutuhkan jawaban dalam 15 menit. Ini tepat sebelum jadwal latihan, jadi saya berlari ke kantor Tite dan saya memberi tahu dia apa yang terjadi. Saya berkata, Bos, saya tidak tahu. Ini Inter, ini salah satu klub terbesar di dunia,” terangnya.

Tite akhirnya berkata, “Lihat, keputusan ada di tangan kamu. Tentu saja saya ingin kamu tetap tinggal, tetapi ini adalah kehidupan kamu. Kamu pergi ke ruang ganti dan memikirkannya dulu. Ketika kamu sudah siap untuk memutuskannya, keluarlah ke lapangan. Jika kamu akan tinggal, kamu melakukan gerakan ini (jempol ke atas), dan jika kamu akan pergi, kamu akan harus melakukan gerakan ini (jempol ke bawah),” ucap Paulinho yang menggambarkan ucapan Tite kepadanya kala itu

“Saya menelepon agen saya dan saya memberi tahu dia tentang keputusan saya, dan dia berkata, ‘kamu yakin ?!’, saya berkata, ‘saya yakin,’. Saya berjalan keluar ke lapangan, dan Tite melihat saya, dan saya menunggu dua detik hanya untuk menambahkan beberapa drama. Kemudian saya memberinya jempol bahwa saya akan tetap tinggal. Dan dia menghela nafas dan berkata, Tuhan, saya pikir kamu akan pergi!,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here