Sukses Melaju ke Final, Zlatko Dalic Berminat Melatih di Premier League?

0
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic. Foto: Twitter Zlatko Dalic

Zlatko Dalic sukses membawa Kroasia melaju ke final Piala Dunia 2018. Dengan kesuksesannya itu, berminatkah Zlatko Dalic melatih di liga papan atas Eropa, Premier League?

Nama Zlatko Dalic langsung merayap ke atas setelah sukses memandu Kroasa melaju ke final Piala Dunia. Mimpi mereka meraih trofi pertama Piala Dunia Rusia bakal diadang tim favorit Perancis, Minggu (15/7) pukul 22.00 WIB.

Pelatih berusia 51 tahun itu menggantikan Ante Cacic saat Kroasia berjuang selama kualifikasi Piala Dunia Rudia. Jalan Dalic menuju ke Rusia tak mudah. Kemampuannya sempat diragukan. Maklum Kroasia lolos ke putran final Piala Dunia melalui babak play off melawan Yunani.

Nama Dalic di tanah Eropa tak begitu familiar. Namun, ia pernah merajut karier di Asia. Ia sukses memimpin klub raksasa UAE Al Ain ke final AFC Champions League 2016. Mengingat kesuksesannya membawa Kroasia, berminatkah dia melatih klub di Premier League.

“Saya tidak dapat benar-benar memikirkan hal itu sekarang. Itu (tawaran melatih di Inggris) mungkin memberikan pesan yang salah kepada beberapa orang Kroasia ketika kami akan mencoba untuk menjadi tim terbaik di dunia.Tapi mungkin (melatih di Inggris) Sekarang kita harus berusaha melakukan sesuatu yang besar, “ katanya dilansir Soccerway.

“Di liga-liga besar Eropa Anda mencari nama-nama besar dan itu semua salah,” tambah Dalic. “Orang-orang mendapat pekerjaan besar hanya karena mereka pemain besar. Tapi apa artinya itu? Saya mulai di klub kecil. Saya langsung mengatakan bahwa nama besar sama dengan kesalahan besar yang akan menelan biaya besar, “ lanjutnya.

Dalic mengatakan bahwa sepanjang karier dan hidupnya, ia selalu mengambil jalan tersulit dan harus berjuang. Ia tidak ingin tinggal di Kroasia, menjadi pelatih di negara sendiri.

“Kami tidak dihormati di Eropa, meskipun pelatih Kroasia seperti Slaven Bilic dan Niko Kovac memiliki hasil yang bagus. Saya mulai di bawah tangga dan dalam setahun saya menjadi pelatih terbaik di Asia, “ ujarnya.

“Saya mengelola klub terbaik di Asia. Saya mencapai final Liga Champions di Asia. Itu memberi saya pengalaman yang sangat besar. Saya ada di sana tujuh tahun dan itu adalah jalan yang sulit tetapi saya percaya pada diri saya sendiri, “ tambahnya.

Ia menceritakan awal mula dirinya menerima tugas sebagai pelatih Kroasia. Ketika federasi sepakbola Kroasia meneleponnya, ia sama sekali tidak menolak menerima tawaran melatih timnas. Satu hal yang menjadi  modalnya adalah keyakinan.

“Saya tahu apa yang bisa kami lakukan atas dasar keyakinan saya pada diri saya dan para pemain. Orang-orang seperti saya, Kovac dan Bilic. Ini adalah bukti bahwa kami tahu tentang apa kami. Tapi kami telah diremehkan sebagai pelatih. Sekarang kami semua telah menunjukkan bahwa kami dapat mencapai hal-hal ini dan kami bangga, “ tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here