Asosiasi Pemain Enggan La Liga Spanyol Dimainkan di Amerika Serikat

0
Selebrasi pemain Barcelona. Foto: Official Twitter Barcelona

Rencana otoritas La Liga Spanyol untuk menggelar laga resmi di Amerika Serikat mendapatkan tentangan keras sejumlah pemain. Mereka menilai langkah tersebut tidak membawa keuntungan bagi mereka.

Presiden La Liga Javier Tebas sudah menyepakati kerjasama 15 tahun dengan Relevent, perusahaan yang menggelar turnamen pramusim International Champions Cup. Alasannya untuk mempopulerkan La Liga di Amerika Serikat.

Laga perdana La Liga di Amerika Serikat adalah derby Catalan antara Girona melawan Barcelona. Rencananya, pertandingan akan digelar pada Januari 2019 mendatang.

Kedua klub sudah setuju karena dijanjikan uang yang cukup besar. Hanya saja, rencana ini terancam batal lantaran para pemain La Liga menolaknya.

Para suporter Girona yang sudah membayar tiket terusan musim ini juga bakal mendapatkan berbagai opsi. Mereka bisa diterbangkan ke Miami untuk menyaksikan pertandingan hingga mendapatkan ganti rugi yang cukup besar.

Dalam pertemuan para kapten klub La Liga, disepakati bahwa mereka menentang rencana itu. Dipimpin oleh Sergio Ramos, Sergio Busquets, Koke, dan Joaquin, para pemain menegaskan tak mau menerima rencana itu.

Secara tersirat, Busquets menyatakan bahwa ia berpihak kepada para pemain. Baginya, yang paling krusial dalam masalah ini adalah kepentingan para pemain.

Meski klubnya sudah bersedia menerima tawaran La Liga, namun ia tidak mau begitu saja menerima. Ia memilih bersolidaritas dengan para pemain lainnya.

“Kami tidak bisa membantah atau memastikan apakah pertandingan di Miami itu akan jadi digelar. Kami saat ini sedang berusaha untuk mencari solusi terbaik bagi para pemain sepakbola. Kami ingin semuanya bisa dilakukan dengan benar,” katanya.

Chrismansyah Prayogo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here