Polemik Nama dan Logo Persis GR, Persis Solo Sampaikan Protes Saat Kongres PSSI

0
Sekjen Persis Solo, Dedi M Lawe (kiri) bersama Freddy Muli dalam jumpa pers di Mes Persis, Senin (8/1/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

SOLO – Persis Solo menyampaikan keberatan atas penggunaan nama dan logo Persis Gotong Royong (Persis GR). Pasalnya, klub Liga 3 itu memiliki nama dan logo yang sangat identik dengan Laskar Sambernyawa.

Keberatan itu disampaikan perwakilan Persis Solo dalam kongres PSSI di Jakarta, Sabtu (13/1/2018). Persis Solo secara tegas meminta Persis GR mengganti nama dan logo klub.

“Terkait usulan nama Persis Muda GR menjadi anggota PSSI, Persis Solo secara tegas menyampaikan keberatan, sampai mereka tidak lagi menggunakan nama dan logo Persis,” terang Sekjen Persis Solo, Dedi M Lawe kepada KAMPIUN.ID, Sabtu (13/1/2018) malam.

Persis Muda GR atau kemudian berubah menjadi Persis GR merupakan klub yang dibentuk pada 2015. Kala itu, klub tersebut ditujukan untuk menampung para pemain muda jebolan Persis Junior.

Namun seiring pergeseran direksi di tubuh PT Persis Solo Saestu, kesamaan nama dan logo ini dipermasalahkan. Terlebih Persis GR sudah tak lagi menjadi wadah bagi pesepakbola lokal.

Justru klub tersebut bernaung di bawah PT Persis Gotong Royong dan hampir saja lolos ke Liga 2 2018. Namun tim besutan Eduard Tjong itu akhirnya terlempar pada babak 32 besar di Jepara. Persis Solo berharap, kedepan hanya ada satu nama dan logo Persis di kota Solo.

“Kita sudah sampaikan di kongres dan mayoritas voters mendukung kami,” tambah Dedi M Lawe.

Dedi menyebut PSSI menerima keberatan Persis Solo dan mayoritas voters yang hadir dalam kongres tersebut. Hal ini akan dikaji lagi setelah pelaksanaan kongres tahunan ini.

“Amanat Kongres ke pengurus PSSI waktunya satu bulan (untuk mengkaji keberatan Persis Solo),” tutupnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here