Takluk di Markas Sendiri, Ini Komentar Pelatih PSMP Mojokerto

0
Pelatih PSMP Mojokerto, Jamal Yastro (tengah) didampingi asisten pelatih, Nus Yadera (kiri). Foto : Richie Setiawan

Pelatih PSMP Mojokerto Jamal Yastro mengakui kekalahan timnya atas Borneo FC Samarinda 1-3 di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Mojokerto, Selasa (29/1/2019) sore. Tiga gol lawan diakuinya berawal dari kesalahan timnya sendiri.

Dalam leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia 2018/2019, Borneo FC yang memadukan pemain lama dan baru bermain bagus. Mereka sukses memanfaatkan kelengahan tuan rumah, hingga tiga gol berhasil tercipta.

Dua gol dicetak Pesut Etam pada paruh pertama melalui Diego Michiels menit ke-11 dan Lerby Eliandri menit ke-20.

Pada paruh kedua, skuad besutan Fabio Lopez menambah satu gol lewat Dirga Lasut menit ke- 69. Sementara tuan rumah hanya bisa membalas satu gol lewat Samsul Pellu menit ke-16.

Jamal menilai belum maksimalnya kondisi fisik sangat berpengaruh. Kolektivitas tim juga masih jauh, dibanding saat kompetisi lalu.

Apalagi tak ada nama Ricky Kambuaya, Haris Tuharea, Derry Rachman Noor dan Andre Dio yang musim lalu langganan starting eleven. Para pemain pengganti belum tampil dalam level yang sama.

“Tiga gol lawan merupakan keteledoran kita sendiri. Mungkin anak-anak baru kumpul sehingga kolektivitas masih kurang, baik saat bertahan maupun menyerang. Kesalahan kecil bisa dimanfaatkan lawan,” kata Jamal Yastro usai pertandingan.

Kekalahan ini tak membuat PSMP mengibarkan bendera putih. Masih ada leg kedua yang akan berlangsung di Samarinda pada 6 Februari mendatang. Jamal berharap waktu tersisa bisa dimanfaatkan untuk membenahi kelemahan yang masih terlihat.

“Peluang masih terbuka, apapun bisa terjadi dalam sepak bola. Kita akan berusaha tampil maksimal di Samarinda nanti,” tuturnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here