Dua Kartu Merah Mewarnai Laga Bhayangkara FC Melawan Persis Solo

0
KIper Persis Solo Galih Sudaryono mengamankan gawangnya dari serangan Bhayangkara FC di Manahan. Foto : Richie Setiawan

SOLO – Meski bertajuk uji coba, pertandingan Bhayangkara FC melawan Persis Solo berjalan dengan tensi yang sedikit tinggi. Diakhir pertandingan dua pemain kedua kubu, yakni Vladimir Vujovic (Bhayangkara FC) dan Ikhwan Ciptady harus dikeluarkan dari lapangan usai terlibat adu pukul.

Keributan berawal saat Vlado, sapaan Vujovic, melanggar Ikhwan saat duel udara di area pertahanan Persis. Ikhwan, yang mengklaim sengaja disikut, lantas melayangkan dorongan ke kepala mantan bek Persib Bandung tersebut.

Keributan sempat meluas sebelum akhirnya diredakan kedua kapten tim. Dua pemain tersebut lantas mendapat kartu merah.

Sebelum kejadian ini du dorongan juga sempat terjadi di lini pertahanan Persis. rebutan bola antara bek persis dan striker Bhayangkara membuat beberapa pemain Persis sempat tidak terima. Beruntung situsi itu cepat diredam.

Dalam laga ini sendiri pertandingan sempat dihentikan hampir satu menit lebih. Euforia Pasoepati di akhir laga dengan menyalakan flare di tribun selatan, membuat asap mengepul pekat di tengah lapangan. Wasit di laga inipun memutuskan pertandingan dihentikan sejenak.

Di lain sisi kemenangan Persis Solo atas Bhayangkara FC ini membuat pelatih Bhyangkara siap berbenah, sebelum bertemu PSS Sleman (28/2) mendatang.

 “Tim yang melawan kami terlihat cukup serius. Bahkan bisa dibilang mereka bermain 110 persen, saat melawan kami,” beber pelatih Bhayangkara FC, Simon Mc Menemey

Pelatih yang membawa Bhayangkara FC menjadi juara di Liga 1 2017 musim lalu tersebut berharap kedepannya, emosional pemainnya bisa lebih terjaga.

”Kami harap mereka bisa lebih menahan diri atas segala macam provokasi, termasuk bisa menahan emosi,” harapnya.

Jaladwara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here