Pernah Dengar Istilah Kabupaten Italia hingga Solondon, Ini Arti Dibalik Julukan Tersebut

0
Suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) menyalakan flare dalam pertandingan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (2/6/2018). Foto : Richie Setiawan

Dalam dunia persuporteran banyak sekali istilah yang muncul, dan jadi sebuah hal menarik. Mulai dari budaya Ultras asal Italia seperti koreo, hingga corteo berkembang di Indonesia.

Di luar itu kultur suporter dari Italia, Inggris, Jerman, Turki hingga negara lainnnya juga dipelajari. Suporter lokalpun akhirnya mengaplikasikan kedalam kultur suporter di Indonesia. Baik dari sisi dandanan, kerativitas, hingga lagu yang dinyanyikan.

Di luar itu ternyata ada banyak kota yang diplintirkan oleh para suporternya. Julukan baru tersebut muncul karena sebuah ciri khas budaya di kota tersebut. Berikut diantaranya:

KABUPATEN ITALIA

Istilah ini disematkan untuk klub PSS Sleman. Fanatisme suporter Super Elang Jawa yang akrab disapa Brigata Curva Sud (BCS) memang jadi salah satu ikon fanatisme suporter Indonesia saat mendukung tim kebanggaannya.

Media Internasional bahkan sudah mengakuinya, bahwa gaya dukungan BCS dalam mendukung PSS memang pantas diacungi jempol.

Banyak pihak mencap bahwa BCS adalah komunitas suporter yang bergaya dukungan ala Ultras di Liga Italia, yang akrab dengan kaos berwarna hitam, koreo, dan teriakan lantang. Bisa dibilang ultas terbesar di Indonesia adalah BCS.

Tak hanya dandanan yang diikuti, beberapa chant berbahasa Italia juga didengungkan BCS saat mendukung tim kebanggaannya berlaga. Karena hal inilah, cap sebagai Kabupaten Italia muncul.

Entah awalnya hanya sindiran atau tidak, tapi yang pasti nama ini kini malah jadi seperti identitas baru. Kabupaten Italia seperti sebuah nama lain dari Kabupaten Sleman.

 

SOLONDON

Jika BCS mendukung dengan gaya ultras Italia, ternyata suporter Persis Solo, bernama B6 Surakartans malah berkiblat pada gaya Hooligans di Inggris. Dari dandanan yang casual, hingga lagu berbahasa Inggris mereka perlihatkan saat mendukung Persis Solo berlaga.

Persis sendiri punya dua suporter saat ini. Pasoepati sudah berdiri sejak 2000, sedangkan B6 Surakartans mulai tumbuh pesat sejak 2014. Komunitas yang berdiri tegak di tribun timur tersebut, diperkirakan memiliki anggota di angka 3000-5000 orang.

Di Indonesia sendiri mulai bermunculan beberapa komunitas suporter bergaya khas casual. Mulai dari Tiger Boys (suporter Persija Jakarta), Flower City Casual (Persib Bandung), Great bull Boys (Madiun Putra)

Di cap sebagai salah satu komunitas suporter bergaya Hooligans Inggris terbesar di Indonesia, tak ayal membuat nama Solondon muncul. Nama ini sendiri akronim dari nama Solo-London.

Entah siapa yang lebih dulu memulai ucapan tersebut, namun akhirnya hingga hari ini Solondon mulai melekat dengan istilah suporter asal Solo.

 

PLANET BEKASI

Berbeda dengan nama Solondon dan Kabupaten Italia yang muncul dari dunia persuporteran. Istilah Planet Bekasi ternyata awalnya bukan berbau lapangan hijau maupun tribun stadion.

Pada tahun 2014, Bekasi menjadi bahan olok-olokan di media sosial. Beragam meme seliweran di dunia maya. Isinya membully bahwa Bekasi identik dengan kemacetan, jalan rusak, dan lainnya. Nama Planet Bekasi akhirnya muncul.

Namun jika kita bicara soal sepakbola, Sejatinya Bekasi menjadi salah satu daya tarik. Jangan bicara soal prestasi klub lokalnya tapi, karena Persikasi Bekasi sudah tengah merosot prestasinya.

Bekasi punya stadion besar bernama Stadion Patriot Candrabhaga, yang jadi markas Bhayangkara FC hingga Persija Jakarta. Klub Persis Solo dari Jawa Tengah juga sempat ingin berhome base di sini, walaupun akhirnya batal karena didemo ribuan suporternya di Solo.

Stadion ini juga jadi salah satu tuan rumah babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2019.

“Kota Bekasi sangat terbuka kepada tamu-tamu yang hadir mulai dari pemain, official, sampai dengan suporter kesebelasan masing-masing,” tutur Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang dilansir dari situs resmi PSSI

Menurut dia, Kota Bekasi terus berkembang sejak lima tahun terakhir. Dimulai dari pemugaran Stadion Patriot menjadi standar Internasional pada 2011 lalu, berlanjut ke pembangunan infrastuktur jalan. Walhasil, investor terus masuk untuk menanamkan investasinya.

“Hotel-hotel berbintang sudah mulai banyak sekarang,” ujar dia.

Saat ini beberapa suporter di media sosial masih sering menyebut identitas Bekasi, dengan istilah Planet Bekasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here