Amukan Kabau Sirah Berlanjut, Rekor Tak Terkalahkan Persibat Batang Terhenti

0
Skuad Semen Padang saat laga lawan Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Senin (23/4/2018) lalu. Foto : Nofik Lukman Hakim

Semen Padang mulai menunjukan dominasinya pada kompetisi Liga 2 2018. Setelah dipermalukan Persis Solo 0-3 pada partai pembuka, Kabau Sirah terus mengamuk. Dua laga kandang dan dua laga tandang dimenangkan skuad besutan Syafrianto Rusli.

Terbaru, Semen Padang menghajar Persibat Batang 2-1 di Stadion Moh Sarengat Batang, Selasa (15/5/2018). Kemenangan ini melanjutkan tren positif setelah membekuk PSIR Rembang 2-1, Persita Tangerang 1-0 dan Persika Karawang 2-0.

Pada awalnya, semua mata tertuju pada Irsyad Maulana. Pemain kelahiran 27 September 1993 itu merupakan pemain andalan Kabau Sirah saat masih di kasta tertinggi. Namun sorotan itu menjadi keuntungan bagi rekan-rekannya.

Dua gol kemenangan atas Persibat dicetak Leo Guntara menit 40 dan Rudi Doank menit 73. Pada partai-partai sebelumnya, gol dicetak Rosad Setiawan, Gugum Gumilar, Mardiono dan Afriansyah. Irsyad justru sama sekali tak mencetak gol.

Kemenangan ini membuat Semen Padang semakin kokoh di puncak klasemen grup barat. Kabau Sirah mengoleksi 12 poin atau selisih tiga poin dari Persis Solo yang berada di posisi dua. Serta empat poin dari Persiraja Banda Aceh, PSPS Riau dan Aceh United yang berada di posisi tiga hingga lima.

Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli mengatakan kemenangan di kandang Persibat sesuai target awal. Secara permainan, para pemain mengikuti intruksinya dengan baik. Mereka sabar dalam membendung permainan Persibat dan melancarkan serangan balik cepat.

“Pada babak kedua kita tahu Persibat akan keluar menyerang. Makanya kita manfaatkan dengan serangan balik dan akhirnya bisa dapat gol,” terang Syafrianto usai pertandingan. “Hasil ini sudah sesuai target awal,” tuturnya.

Setelah ini Liga 2 akan memasuki masa jeda bulan Ramadan. Banyak pelatih memprediksi persaingan setelah ini akan lebih ketat lagi. Pasalnya semua tim memanfaatkan masa jeda untuk evaluasi total setelah lima pertandingan.

PSPS Riau menjadi salah satunya. Tak seperti tim lain, Asykar Bertuah tak memberi jatah libur panjang pada pemain. Mereka langsung menggelar latihan setibanya di Pekanbaru.

“Ada banyak perbaikan yang harus kita lakukan. Makanya latihan tetap jalan. Agar PSPS lebih siap lagi menatap kompetisi Liga 2,” tutur Pelatih PSPS, Hendri Susilo.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here