Bagaimana Rasanya Puasa 19 Jam 40 Menit di Polandia? Ini Kata Egy Maulana Vikri

0
Penyerang Timnas U-19, Egy Maulana Vikri. Foto : Nofik Lukman Hakim

Polandia menjadi salah satu negara dengan waktu puasa paling lama di dunia. Para umat muslim di Polandia harus menahan lapar dan haus selama 19 jam 40 menit.

Bila dibandingkan dengan di Indonesia yang berkisar 13-14 jam, tentu puasa di Polandia lebih berat. Apalagi jeda antara buka dan sahur hanya sekitar empat jam saja. Lalu bagaimana rasanya?

Pemain Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri menjadi salah satu sosok yang pernah merasakan puasa di Polandia. Saat menjalani program latihan bersama klub Lechia Gdansk, Egy sempat menjalankan ibadah puasa pada hari pertama dan kedua.

“Cukup panjang hampir 20 jam. Tepatnya 19 jam 40 menit. Ya capek sih, tapi mau bagaimana lagi, puasa harus dijalani. Saya sempat dua hari puasa di Polandia,” terang Egy usai mengikuti latihan di Stadion UNY Jogja, Selasa (22/5/2018) sore.

Dengan waktu yang lebih lama, ditambah beban latihan bersama Lechia Gdansk, Egy sempat menyerah pada hari ketiga puasa pada Ramadan kali ini. Hal sama juga terjadi pada hari berikutnya saat menempuh perjalanan 20 jam ke Indonesia.

“Saya sudah bolong dua kali. Dua hari awal lancar. Hari ketiga, karena beban latihan berat, saya nggak kuat, akhirnya buka (lebih awal). Kemudian hari keempat, saya di pesawat (pulang ke Indonesia) juga tidak puasa,” tuturnya.

Kini, Egy sudah kembali ke Indonesia. Dia mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19 hingga uji coba lawan Persis Solo di Stadion Manahan Solo pada Senin (28/5/2018) mendatang.

Untuk menjaga agar tak bolong lagi, Egy mengatur waktu istirahat yang cukup. Selain itu, vitamin juga menjadi tambahan agar puasa lancar dan latihan pada sore hari tetap bertenaga.

“Istirahat paling jam 10 malam, setelah salat Tarawih. Harus ada vitamin setelah makan sahur,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here