#KAMPIUNPEDIA: Jogja Mengalami Gempa, Laga Amal Perang Bintang Digelar di Solo

0
Stadion Manahan Solo. Foto : Nofik Lukman Hakim

SOLO- Pada tahun 2006 terjadi sebuah sebuah gempa yang merenggut banyak korban di Jogja. Situasi ini membuat tiga klub lokal di provinsi ini, yakni Persiba Bantul, PSIM Jogja dan PSS Sleman terpaksa menghentikan langkahnya di tengah jalan karena bencana ini.

Kubu Persis Solo ternyata tergerak hatinya untuk ikut membuat aksi. Salah satunya dengan penggalangan dana dalam bentuk sebuah laga persahabatan.

Pemerintah kota Solo dan juga Pasoepati sepakat untuk menggelar laga amal, dengan mendatangkan beberapa pemain bitang untuk melawan Persis Solo.

Klub Jogja Community hadir sebagai tamu undangan dalam laga persahabatan di Stadion Manahan yang digelar 22 Juni 2006.

Di tim Jogja Community terselip nama-nama tenar seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Rocky Putiray, hingga pelatih PSS musim ini yakni Seto Nurdiyantoro. Tim Jogja Community diperkuat pemain dari PSS Sleman, PSIM Yogyakarta yang kala it terjun di Divisi Utama serta tim Persiba yang bermain di Divisi I, ketiga tim ini memilih mengundurkan diri dari kompetisi yang sudha diikutinya, dengan alasan Jogja tengah berduka.

Dilain sisi, klub Persis Solo ternyata diisi beberapa pemain yang jadi bintang lapangan kala itu, mulia dari kapten Agung Setyobudi dan trio pemain asing, Sekou Oumar, Simamo Robert Bertrand, dan Orock Charles.

Di posisi kiper diisi oleh Ari Supriyarso, hal ini lantaran Wahyu Tri Nugroho masih cedera saat itu.

Pertandingan ini sendiri diawali dengan mengheningkan cipta bagi korban gempa, pemain juga menggunakan pita hitam tanda berduka. Dalam laga ini Persis Solo berhasil menundukkan Jogja Community dengan skor 4-2.

Meski disebut sebagai pertandingan amal, tetapi para pemain dari kedua kesebelasan sangat bernafsu meraih kemenangan meskipun dengan tempo yang santai.

Tuan rumah unggul lebih dulu melalui Simamo Bertrand pada menit ke-10 dari hasil umpan Orock Charles. Selanjutnya, 10 menit berselang gantian Orock yang menjebol gawang Prasetyo Sugiyanto.

Tak ingin ketinggalan lebih jauh, Jogja Community sukses memperkecil kekalahan menjadi 1-2 melalui tendangan penalti yang dilesakkan kapten M. Ansori di menit ke-38 setelah Kurniawan Dwi Julianto dijatuhkan Agung Setyobudi di kotak penalti. Babak pertama diakhiri dengan skor 2-1 untuk Persis.

Di babak kedua, Persis mempertegas keunggulan melalui dua gol yang dicetak kembali oleh Simamo pada menit ke-50 dan ke-80.

Sayang, pada menit ke-72, Analis, pemain Persis yang masuk usai turun minum menggantikan Agung Setyobudi melakukan gol bunuh diri saat berusaha menghalau bola yang diarahkan Kurniawan ke gawang. Laga pun berakhir berakhir dengan skor 4-2.

Meski bertabur bintang, laga ini kurang mampu menarik penonton. Penonton yang tampak memenuhi tribun tiap kali Persis bertanding, kali ini hanya tampak sekitar 5.000 orang.

Harga tiket dipotong Rp 1000 untuk di donasikan kepada bencana di Jogja, dan jumlah yang terkumpul juga ditambah dari sumbangan pemerintah Kota Solo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here