Meski Bela PSMP, Hati Krisna Adi untuk PSIM Jogja

0
Krisna Adi saat ikut berdiri di tengah lapangan, menyanyikan anthem PSIM Jogja. Foto : Richie Setiawan

JOGJA – Krisna Adi Darma musim ini membela PS Mojokerto Putra (PSMP) setelah tiga musim berbaju PSIM Jogja. Meski pindah klub lain, hatinya tetap untuk Laskar Mataram.

Krisna Adi musim ini mengambil keputusan berat dengan meninggalkan PSIM. Dia pilih gabung PSMP yang sama-sama berada di Liga 2 2018. Bagi Krisna, kesempatan ini diambil untuk menambah jam terbangnya.

Namun meski berbaju Laskar Mojopahit, Krisna Adi tetaplah keluarga besar PSIM. Dia mendapat sambutan hangat dari ribuan suporter PSIM saat membela PSMP. Momen itu didapatnya saat PSMP menahan imbang PSIM 0-0 di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (1/5/2018).

Sepanjang pertandingan, dia mendapat sorakan dari ribuan suporter PSIM. Namun keadaan berbalik saat Krisna Adi ditarik keluar menit 66, digantikan M Rendra Teddy.

Saat berjalan menuju bench PSMP, Krisna Adi mendapat applause dari ribuan suporter PSIM. Namanya dielu-elukan, layaknya dia sedang berbaju PSIM.

Saat laga usai, Krisna Adi juga diminta berdiri di tengah lapangan bersama penggawa Laskar Mataram, menyanyikan anthem PSIM, Aku Yakin dengan Kamu. Sepanjang lagu dinyanyikan dia terlihat berkaca-kaca, hingga tak kuasa menahan air mata.

Ditemui KAMPIUN.ID di ruang ganti PSMP, Krisna Adi mengungkapkan kecintaannya pada PSIM. Dia bahkan punya janji untuk suatu saat bisa kembali berbaju PSIM. Dalam satu atau dua musim ini, dia ingin mencari pengalaman dengan membela klub lain.

“Saya pindah karena ingin pengalaman di luar Jogja. Mungkin semusim atau dua musim ini. Tapi saya pastikan dan saya yakinkan akan kembali lagi ke PSIM,” terang Krisna Adi.

Krisna Adi memang tak bisa menyembunyikan kecintaannya pada PSIM. Itu karena di tangan kanannya, ada tatto lambang PSIM Jogja. Tatto itu dibuatnya saat membela PSIM Jogja tahun lalu.

“Seberapa cinta saya pada PSIM? Itu sama seperti saya cinta pada ibu saya, tapi masih dibawahnya sedikit,” kelakar Krisna Adi.

Krisna Adi menilai PSIM merupakan tim yang punya kekeluargaan tinggi. Suporter PSIM juga selalu memberikan dukungan saat tim berada di atas maupun di bawah.

“Kalau sepanjang pertandingan tadi saya diteror, ya itu biasa. Itu memang harus dilakukan suporter PSIM untuk teror lawan,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here