Sebelum Gabung PSS Sleman, Gonzales Hampir Saja Merapat ke Klub Kaya Ini

0
Cristian Gonzales saat dikawal bek Mojokerto Putra, Derry Noor dalam pertandingan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (26/4/2018). Foto : Richie Setiawan

ACEH – Nama Aceh United FC (AUFC) langsung jadi sorotan pada kompetisi liga 2 2018. Tim ini datang sebagai debutan dan performanya di grup barat juga membuat calon lawannya cemas.

Dari sisi komposisi, Aceh United didominasi pemain asli dari Bumi Serambi Makkah. Dalam perekrutan pemain dari luar Aceh juga tak bisa diremehkan. Banyak pemain potensial bergabung dengan tim ini.

Bahkan tim mengakui sempat hampir mendapat tanda tangan striker naturalisasi Cristian Gonzales. Sayang hal itu ternyata gagal.

Situasinya dianggap manajemen Aceh United sama dengan kegagalan merekrut Osas Saha, padahal pemain asing yang kini sudah dinaturalisasi tersebut sudah masuk rekomendasi tim pelatih. Nyatanya Osas ternyata kini malah bergabung dengan Persija, sementara itu Gonzales kini jadi bagian dari tim PSS Sleman.

 “AUFC dan Persija sama-sama mengincar Osas (Saha), tetapi sama dengan kasus El Loco. Keputusan istrinya untuk memilih tim dekat rumah lebih mendominasi pilihannya,” ujar Presiden Aceh United, H M Zaini Yusuf yang dikutip dari situs resmi klub.

“Kasus Osas Saha tak jauh beda, saat itu dokumen tertahan pada isterinya,” demikian Zaini Yusuf.

Dilain sisi Pelatih Aceh United, Simon Elissetche sejak awal tidak begitu yakin dengan motivasi Osas Saha bergabung dengan tim Liga 2. Osas berstatus pemain asing, meski naturalisasi, tapi dia masih menjadi magnet bagi klub-klub Liga 1.

“Pasti akan banyak tim Liga 1 yang mau mengontrak dia, apalagi sudah naturalisasi. Saya pikir bukan soal uang lagi, tapi lebih pada prestasi atau masa depan dia di kompetisi. Itu wajar, makanya sejak awal saya pikir mana mungkin dia mau main di Liga 2 kalau sudah naturalisasi,” ungkap pelatih asal Chili ini.

Zaini sendiri mengakui masalah kegagalan perekrutan pemain wajar terjadi. Banyak yang mungkin akan terjadi.

“Ini lazim terjadi dalam sepakbola. Di klub-klub Eropa biasa seperti ini,” sambung Zaini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here