Pemain Persibo Grogi Lihat Persis Solo Diperkuat Eks Liga 1

0
Pelatih Persibo Bojonegoro, Jordie Kartiko (dua dari kanan) saat hadir dalam jumpa pers, Sabtu (9/6/2018). Foto : Istimewa/MO Persis Solo

Persibo Bojonegoro kembali gagal mengalahkan Persis Solo saat bermain di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro. Pada Minggu (10/6/2018) malam, skuad besutan Jordie Kartiko menyerah 0-2.

Kegagalan meraih kemenangan ini mengulang memori 12 tahun lalu tepatnya pada 14 Juni 2006. Kala itu, Persibo juga gagal menang setelah ditahan imbang Persis Solo 0-0 pada lanjutan Divisi Satu 2005/2006.

Pelatih Persibo, Jordie Kartiko menilai para pemain memulai laga dengan permainan kurang maksimal. Dalam 18 menit, timnya sudah kemasukan dua gol lewat peluang bola mati.

“Persis Solo banyak diperkuat mantan pemain Liga 1. Pemain kita nervous melihat nama besar. Permainan jadi tidak maksimal,” terang Jordie usai pertandingan.

Selepas tertinggal dua gol, baru kemudian M Shulton dan kawan-kawan bangkit. Ada sederet peluang yang tercipta. Namun tak ada bola yang bisa melewati hadangan kiper Persis Solo, Galih Sudaryono.

“Secara umum kekurangan kita ada pada skema menyerang. Mereka terlalu terburu-buru. Pada babak kedua ada banyak peluang, tapi tidak optimal dalam mencetak gol,” tuturnya.

Laga ini pun jadi evaluasi menatap putaran kedua Liga 3 zona Jawa Tengah. Jordie masih yakin Persibo bisa melewati fase grup, meski cukup berat.

“Ini ujian terakhir, bagaimana kedepannya. Sektor gelandang dan depan perlu perbaiki. Kita juga sering kemasukan lewat bola mati. Ini menjadi catatan. Saya masih optimis bisa lolos,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here