Dapat Perlakuan Anarkis Suporter, Persebo Muda Pilih Tak Bertanding Kontra Persid Jember

0
Jersey Persebo Muda di Liga 3 Zona Jatim. Foto: Official Fitsee

Laga Antara Persid Jember melawan Persebo Muda Bondowoso di Jember Sport Garden (JSG), ternyata batal digelar, kemarin (2/7).

Laga lanjutan Liga 3 zona Jawa Timur tersebut tak digelar sesuai rencana kana munculnya aksi anarkis yang dirasakan oleh penggawa Persebo saat hendak ke stadion.

Kejadian ini sendiri bermula saat dua mobil rombongan Persebo Muda hendak ke JSG. Di tengah jalan ternyata ada penghadangan. Satu mobil yang berada di bagian depan dan membawa sebagian offcial Persebo langsung masuk ke JSG. Sedangkan satu mobil lainnya yang terkena lemparan benda keras memilih putar balik dan berlindung ke Markas Yon Armed 8 di kawasan Kebonsari.

Nahasnya, lemparan benda keras itu menimbulkan mobil travel yang disewa Persebo itu, pecah di bagian kaca belakang. Pecahan kaca itu melukai kepala bagian belakang dan telinga kanan salah satu pemain Pesebo Muda Bondowoso.

Kejadian tersebut tidak hanya berimbas pada penundaan laga, aksi tersebut juga bisa membuat Persid Jember terancam sanksi.

Manajeman Persid sendiri mengecam atas tindakan anarkis yang dirasakan tim tamu.

“Saya menghimbau pihak berwenang mengusut tuntas pelaku pelemparan kendaraan yang membawa pemain Persebo tersebut. Harusnya mereka Berfikir, disaat kita mandiri, pemain terus berlatih, pelatih dan official berjuang sekuat tenaga untuk putaran kedua ini, panpel yang berusaha maksimal menyajikan pertandingan, dirusak oleh tindakan tidak bertanggung jawab ini,” tegas Manajer Persid, Miza Rahmulyono yang dilansir dari situs resmi klub.

Pihaknya menyerahkan keputusan akhir dari insiden ini ke tangan Komisi Disiplin Asprov Jawa Timur.

“Kita berharap kita menang WO, karena dalam Technical Meeting kita dan dari pihak Polres Jember sudah menawarkan berkali-kali pengawalan, tetapi ditolak oleh pihak Persebo Muda, dan kita sudah menyiapkan Liaison Officer (LO) untuk team Persebo Muda, tetapi sangat disayangkan sejak pukul 11 siang sampai menjelang pertandingan LO sudah berkali-kali mencoba menghubungi pihak Persebo Muda tetapi tetap tidak bisa dihubungi. Akhirnya menyebabkan LO minus informasi tentang keberadaan mereka,” paparnya

Pihaknya juga menjelaskan tak ada niat untuk menunda pertandingan. Manajeman dan panpel Persid membujuk pemain hingga pelatih Persebo Muda untuk mau bertandung dari pukul 14.30 hingga 17.00, namun bujukkan tersebut ternyata tidak juga mau diiyakan,

“Bahkan pihak PP dan Bapak Kapolres Jember turun langsung membujuk mereka untuk bersedia bertanding, tetapi tetap mereka tidak mau dengan alasan mereka sudah tidak mau lagi menguntungkan sang manajer Persebo Muda, dengan mereka tetap bertanding melawan Persid Jember. Sempat akan terjadi pemukulan terhadap manajer Persebo Muda yang akan dilakukan oleh pemain dan official mereka sendiri, saat kita dan pihak polres jember memediasi masalah internal mereka yang menjadi salah satu alasan utama para pemain Persebo Muda tidak mau bertanding melawan Persid Jember,” terangnya

Dilain sisi, panpel Persid juga mengambil langkah engan batalnya laa tersebut. Panpel setempat menjelaskan tiket Pertandingan Persid Jember vs Persebo Muda Bondowoso bisa ditukarkan dengan tiket pertandingan home Persid Jember selanjutnya, yakni salah satu dari tiga laga home tersisa.

“Tapi dengan cara menukarkan tiket lama dengan tiket baru, tiket lama kami butuhkan sebagai bukti bahwa yang bersangkutan telah membeli tiket pertandingan Home Persid Jember VS Persebo Muda Bondowoso Tgl 1 Juli 2018,” terang Edi Purnomo, Ketua Panpel Persid Jember.

Penukaran Tiket bisa dilakukan pada saat hari pertandingan home Persid Jember berikutnya di konter Tiket Box yang telah disediakan oleh panitia di area Jember Sport Garden.

“Kami selaku Pantia Pelaksana Persid Jember mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyaman yang terjadi di pertandingan Home Persid Jember VS Persebo Muda Bondowoso,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here