Kesempatan Persis Solo Lepaskan Julukan “Jago Kandang”

0
Winger Persis Solo, Sunarto saat berusaha merebut bola yang dikuasai penggawa Cilegon United dalam laga lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Manahan Solo, Rabu (4/7/2018). Foto : Richie Setiawan

Persis Solo begitu superior saat tampil sebagai tua rumah. Namun rekor itu berbanding terbalik saat laga tandang. Laskar Sambernyawa gagal mendapat poin saat main di luar Stadion Manahan Solo.

Ada enam pertandingan yang sudah dijalani Laskar Sambernyawa. Empat laga kandang mampu disapu bersih. Skuad besutan Jafri Sastra mengalahkan Semen Padang 3-0, PSPS Riau 3-1, Perserang Serang 2-1 dan Cilegon United 2-0.

Sementara saat laga tandang, Persis Solo kalah dari Aceh United 1-2 dan Persiraja Banda Aceh 0-1. Kini, kesempatan terbuka saat bertandang ke Stadion Utama Kebondalem, melawan tuan rumah Persik Kendal, Senin (9/7/2018) sore.

Persik bukanlah tim superior saat main di kandangnya. Dari tiga laga kandang, Persik hanya sekali menang atas Aceh United 3-0. Sementara tim besutan Eduard Tjong ditahan imbang PSPS 0-0 dan dilibas Semen Padang 0-3.

Total dalam empat laga terakhir di Liga 2 2018, Persik hanya meraih satu poin. Fisik penggawa Persik juga sangat dikuras karena bermain tiga kali dalam tujuh hari.

“Tidak tepat rasanya jika saya mengomentari kondisi lawan. Itu menjadi ranah mereka. Tapi yang pasti kami sudah siapkan strategi dan ingin meraih hasil positif agar terus berada di jalur yang benar,” terang Pelatih Persis Solo, Jafri Sastra.

Ada 18 pemain yang diboyong Persis Solo ke Kendal, Sabtu (7/7/2018). Dari daftar itu ada nama Dedi Cahyono Putro yang sempat absen karena flu pada laga lawan Cilegon United.

Selain itu, nama Sunarto juga ada. Eks Arema FC ini menunjukkan peningkatan setelah mencetak gol perdana untuk Laskar Sambernyawa. Dengan berbagai faktor ini, sangat terbuka peluang Persis Solo untuk mengakhiri julukan “jago kandang”.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here