Kunci Sukses PSIM Jogja Raih 14 Poin, Sejak Awal Bentuk Keluarga

0
Ribuan Brajamusti saat menyanyikan anthem Aku Yakin Dengan Kamu (AYDK) bersama para penggawa PSIM Jogja usai pertandingan. Foto : Richie Setiawan

PSIM Jogja menjadi salah satu tim grup timur yang meraih hasil bagus. Dalam tujuh pertandingan, Laskar Mataram mencatatkan empat kemenangan, dua kali seri dan hanya sekali menelan kekalahan.

Bila sejak awal musim berjalan normal, PSIM saat ini sudah mengoleksi 14 poin. Mereka bisa menduduki peringkat dua klasemen sementara grup timur, dibawah Madura FC dengan 17 poin.

Namun adanya sanksi pengurangan sembilan poin yang dijatuhkan FIFA membuat PSIM tertahan di peringkat sembilan. Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto pun membeberkan kunci timnya yang mencatatkan hasil bagus.

“Kebersamaan, kekompakan, motivasi dan semangat. Dengan kita diawal banyak sekali rintangan, justru itu yang menguatkan,” terang Erwan kepada KAMPIUN.ID, Rabu (11/7/2018) sore.

“Kalau bicara persiapan, kita yang paling akhir. Para pemain ini kita dapatkan saat tim lain sudah melakukan pembentukan tim. Akhirnya kita banyak rekrut pemain dibawah usia 25 tahun,” lanjutnya.

Erwan pun menyebut kebersamaan tim begitu kuat. Pasalnya, sejak awal tim pelatih dan manajemen begitu dekat dengan pemain.

Semua punya tekad untuk menembus sanksi dari FIFA. Setelah enam pekan di zona degradasi, pekan ke tujuh ini PSIM bisa menyalip Persiwa Wamena, PSBS Biak dan Persiba Balikpapan.

“Dari awal kita tidak buat tim, tapi membangun keluarga. Jadi semua berjuang bersama,” tuturnya.

Para pemain diakui Erwan mau diajak kerja keras. Hal itulah yang kemudian menutupi kekurangan jam terbang para pemain muda ini. Walhasil semangat juang sepanjang pertandingan membuat tim lawan keteteran.

“Usia emasnya pemain bola Indonesia justru dibawah 25 tahun. Kalau sudah senior orientasinya sudah beda. Yang muda kejar prestasi, finansial nomor dua. Diajak kerja keras masih mau,” jelasnya.

PSIM kini bukan hanya membuka peluang untuk lolos degradas ke Liga 3. Laskar Mataram punya kesempatan merangsek, mendekati zona empat besar grup timur. PSIM berselisih tujuh poin dengan Kalteng Putra yang ada di posisi empat.

“Putaran pertama ini target kita bisa keluar zona degradasi. Tapi kalau ada kesempatan masuk ke papan tengah, kami akan maksimalkan,” tambah Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here