Kalah Telak di Stadion Gajah Mada, Ini Kata Pelatih PSIM Jogja

0
Hendika Arga Permana saat memimpin skuad Laskar Mataram memasuki lapangan pertandingan. Foto : Richie Setiawan

PSIM Jogja harus mengakui keunggulan tuan rumah PSMP Mojokerto 4-1 dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Mojokerto, Jumat (10/8/2018) sore. Kekalahan ini membuat Laskar Mataram kembali dekat dengan tim-tim papan bawah grup timur.

Empat gol tuan rumah dicetak Indra Setiawan menit 14, Ricky Kambuaya menit 41, Haris Tuharea menit 75 dan Salim Ohorella menit 80. Sementara gol balasan Laskar Mataram dicetak Supriyadi menit 79.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga dalam 13 laga. PSIM Jogja dengan koleksi 15 poin kini terpaku di posisi tujuh klasemen grup timur. Selisih tujuh poin dengan Kalteng Putra yang ada di posisi empat atau batas terakhir zona 8 besar Liga 2 2018.

Pelatih PSIM Jogja, Bona Simanjuntak mengatakan, hasil ini tentu tak diinginkan timnya. Apalagi dalam laga ini, Hendika Arga dan kawan-kawan mengawali laga dengan bagus.

Namun kemudian permainan mulai menurun lantaran para pemain kecewa dengan beberapa keputusan pengadil lapangan.

“Secara pemainan sebenarnya anak-anak tampil bagus. Tapi kalau ditekan terus kan jadi susah berkembang. Saat PSMP main dengan sepuluh pemain, waktunya sudah sangat mepet. Kartu merah diberikan sekitar menit 85,” terang Bona kepada KAMPIUN.ID, Jumat (10/8/2018) malam.

Dua kekalahan beruntun membuat PSIM harus berpikir lagi soal bersaing dengan tim-tim papan bawah. PSIM hanya berjarak tiga poin dengan Semeru FC Lumajang yang ada di peringkat sepuluh atau batas atas zona degradasi.

“Jaraknya sudah semakin dekat lagi. Kita harus bangkit pada laga-laga berikutnya. Ada waktu cukup panjang untuk berbenah. Kita baru main lagi bulan September,” tuturnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here