Perasaan Egy Maulana Vikri Setelah Jalani Debut Bersama Tim Utama Lechia Gdansk

0
Egy Maulana Vikri dengan seragam Lechia Gdansk. Foto : Official Lechia Gdansk

Egy Maulana Vikri akhirnya merasakan atmosfer teratas sepak bola Eropa. Jebolan SKO Ragunan masuk starting eleven kala Lechia Gdansk uji coba lawan Karpaty Lviv Ukraina di Stadion Energa Gdansk, Minggu (9/9/2018) malam WIB.

Egy tampil selama 60 menit sebagai sayap kanan. Penampilan pemain berusia 18 tahun itu terlihat tak maksimal. Tercatat Egy hanya sekali melakukan akselerasi, sebelum kemudian dijatuhkan bek Karpaty Lviv.

Selebihnya, Egy jarang mendapatkan kesempatan. Beberapa kali umpan yang diberikan rekannya diserobot penggawa Karpaty Lviv. Egy pun menjelaskan pengalamannya berlaga di level kompetitif sepak bola Eropa.

“Tentu saja ada perbedaan antara bermain di tim cadangan Lechia dan kinerja tim pertama dalam pertandingan persahabatan internasional. Apalagi ini penampilan pertama saya di Stadion Energa Gdansk yang dihadiri banyak penggemar,” kata Egy dikutip dari dziennikbaltycki, Senin (10/9/2018).

“Saya ingin belajar dan belajar dari pertandingan semacam ini yang berguna di masa depan. Itu adalah pertandingan pertamaku di tim pertama dan seperti yang mungkin kamu lihat, aku merasa gugup. Saya harus lebih tenang. Mengimplementasikan langkah demi langkah. Saya perlu belajar kerena saya masih muda,” lanjut Egy.

Yang menarik, media Polandia juga menyoroti besarnya dukungan dari pecinta sepak bola Indonesia. Dalam live streaming Lechia TV di youtube, jumlah penonton mencapai 42 ribu orang. Mayoritas diantaranya merupakan warga Indonesia. Hal itu bisa dilihat dari ramainya kolom komentar menggunakan bahasa Indonesia.

Jumlah penonton di youtube bahkan jauh lebih banyak dari yang hadir langsung ke stadion. Berdasarkan catatan, jumlah penonton dalam laga tim Polandia melawan tim Ukraina itu disaksikan 9437 penonton.

“Ya, saya tahu banyak penggemar dari Indonesia ingin melihat saya di tim Lechia. Mereka mendukung saya dan itu sangat penting bagi saya. Saya sangat berterima kasih untuk hal itu. Saya tidak ingin mengecewakan mereka dan saya mencoba untuk menunjukkan bahwa saya menjadi lebih baik,” jelasnya.

Laga ini sendiri berakhir untuk kemenangan Karpaty Lviv dengan skor 1-0. Gol tercipta lewat eksekusi penalti Cristian Ponde menit 23. Uji coba ini digelar untuk mengisi kekosongan jadwal kompetisi, lantaran jeda untuk pertandingan internasional.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here