Persik Kendal Kecewa Berat di Pekanbaru, Ini Penjelasan Ricky Nelson

0
Bek Persik Kendal, Ramadhan Saputra saat mempertanyakan keputusan kepada wasit dalam laga lawan PSPS Riau di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, Jumat (14/9/2018). Foto : Media Officer Persik Kendal

Persik Kendal kecewa berat setelah dikalahkan PSPS Riau 1-2 dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Jumat (14/9/2018) sore. Kekecewaan itu lantaran Laskar Bahurekso menilai kepemimpinan wasit jauh dari kata profesional.

Dua gol kemenangan PSPS Riau dicetak Firman Septian lewat titik penalti menit 36, serta Dani Marvelous menit 87 setelah menyambar bola hasil penalti Redo Rinaldi yang ditepis kiper Persik, Herlian. Satu gol balasan Persik dicetak Achmad Ardiansyah menit 40.

Pelatih Persik, Ricky Nelson mengaku tak habis pikir dengan jalannya laga ini. Dia menyebut pemberian penalti seolah sudah menjadi “solusi terakhir” jika sang lawan kesulitan mencetak gol.

“Kita kalah sama penalti yang dipaksa. Penalti pertama katanya handsball, padahal tangan di belakang. Kemudian kita balas lewat open play. Babak kedua sudah akhir-akhir, ada pelanggaran di luar kotak, pemain lawan jauh di dalam, wasit tunjuk penalti. Ya seperti ini. Saat di Aceh kita juga kalah karena penalti,” terang Pelatih Persik, Ricky Nelson kepada KAMPIUN.ID, Jumat (14/9/2018) sore.

Ricky pun menyebut timnya sudah melaporkan kejadian ini ke PSSI. Dia berharap kedepannya federasi sepak bola Indonesia lebih serius menata soal wasit.

Jika di setiap pertandingan wasit memihak salah satu tim, pemain Indonesia akan kesulitan ketika main di ajang internasional, dengan wasit yang berkualitas.

“Kita sudah laporkan perangkat wasit ini ke PSSI. Sekarang kita masih menunggu video rekaman pertandingan sebagai lampiran buktinya,” tuturnya.

Kekalahan ini membuat Persik turun ke peringkat sembilan dengan 20 poin. Persik hanya terpaut satu poin dengan Cilegon United yang ada di peringkat sepuluh atau zona degradasi.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here