Bukan Karena Teror, Inilah Alasan Utama Hendika Arga Memutuskan Pensiun Dini

0
Hendika Arga (berdiri kanan) saat mempromosikan produk apparel klub PSS Sleman, yakni Sembada. Foto: Official PSS Sleman.

Keputusan Hendika Arga Permana untuk mengundurkan diri dari PSS Sleman dan memilih pensiun dini tentu membuat banyak pihak terkejut. Tak hanya dari kubu PSS Sleman dan klub lamanya PSIM Jogja saja pastinya terkejut.

Keputusan ini tentu bukan keputusan yang mudah untuk dilakukan. Berlabel kapten PSIM, dirinya tentu punya prospek besar untuk mencari tim yang lebih besar, salah satu keputusan tepat tentu saja saat memilih bergabung dengan klub tetangga PSS Sleman yang memang menargetkan diri untuk promosi ke Liga 1 musim ini.

Namun bergabungnya dia ke PSS, tentu banyak memunculkan pro dan kontra yang mendarat ke dirinya. Ada yang setuju demi mengembankan karirnya, namun tidak sedikit pula beberapa kalimat negatif yang menganggap dirinya tak loyal.

Bergabungnya seoarang pemain profesional ke klub rival sejatinya jadi sebuah hal biasa di dunia sepakbola. Pemain ternama seperti Luis Figo juga pernah melakukannya, saat dari Barcelona pindah ke Real Madrid tahun 2000 silam.

Setelah dirinya mengungkapkan pensiun dini di akun Instagram kemarin. Ternyata tadi pagi dirinya juga menjelaskan alasan dasar atas keputusan Arga untuk mengundurkan diri dari PSS dan pilih pensiun dini.

Salah satu tujuannya sepertinya dirinya ingin fokus berbisnis, yakni dengan membuka sebuah gerai potong rambut bernama Eight Barbershop yan beralamat di Jalan Raya Pleret Balong, Potorono, Banguntapan, Bantul Jogjakarta.

Usaha sampingan ini sudah dibukanya sejak 25 Maret 2018 kemarin. Bahkan beberapa kali Eight Barbershop promosi di e-board PSIM saat berlaga di Stadion Sultan Agung.

Inilah ungkapan Hendika Arga yang ditulisnya di instastory Instagram pribadinya, pagi tadi (24/10/2018):

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat pagi semuanya

yang namanya perubahan besar untuk menjadi lebih baik itu diawali dg keputusan yg besar ya, InsyaAllah.

Dg kondisi sekarang,ini yang lebih menguatkan saya untuk berhenti sepakbola profesional. terkair bergabungnya saya di PSS dg adanya suara suara suporter yg macam macam itu sebenarnya tidak ada masalah, dan sama sekali gak ada teror atau bahkan ancaman.

keputusan saya ini untuk pembelajaran semua pihak yg terkait di sepakbola aja, mulai dari pemain, pelatih, pengurus manajemen, sespuh sepakbola, dan suporter semuanya.

Dan poin paling penting harapan saya, teman teman pemain khususunya”produk lokal kota Jogja: generasi yg akan datang dan seterusnya. ketika mereka puunya bakat saya berharap teman teman pemain ini  bisa menikmati sepakbola dimanapun mereka memperkuat suatu tim. karena sejatinya sepakbola itu menikmati, persaudaraan dan sebagai hiburan kebahagiaan kenyamanan.

 InsyaAllah bisa bermanfaat buat semuanya dan jangan lupa kalau mau potong tambut ke @eightbarbershop

 Matur Nuwun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here