Pelatih PSS Sleman Akui Laga Lawan Madura FC Berat dan Melelahkan

0
Winger Madura FC Andre Vemberyono berusaha menyisir sektor kanan pertahanan PSS Sleman dalam lanjutan babak 8 besar Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (6/11/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

PSS Sleman berhasil mengamankan poin penuh setelah mengalahkan Madura FC 1-0 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (6/11/2018). Kemenangan ini menjadi pembuka langkah menuju babak semifinal Liga 2 2018.

Gol tunggal tim Elang Jawa dicetak lewat proses gol bunuh diri bek Madura FC, Chairul Rifan menit ke-81. Upaya Chairul menghalau umpan Ilhamul Irhas justru membobol gawangnya sendiri.

Gol tuan rumah sempat diprotes pemain Madura FC karena posisi Irhas sudah berdiri pada posisi offside. Namun wasit tetap pada pendiriannya dan mengesahkan gol tersebut.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan kemenangan ini sesuai target yang dicanangkan tim pelatih maupun manajemen. Kemenangan ini diakuinya diraih dengan perjuangan luar biasa.

“Kami syukuri hasil pertandingan. Pertandingan yang cukup berat, cukup sulit buat kami. Pertandingan yang melelahkan. Saya apresiasi perjuangan pemain,” terang Seto usai pertandingan.

Seto mengatakan, permainan impresif ditunjukkan timnya pada babak pertama. Banyak peluang tercipta lewat Rangga Muslim, Cristian Gonzales dan Qischil Gandrum Minny, namun tak membuahkan hasil.

“Babak kedua ada sedikit penurunan, tapi pemain menunjukkan keinginan memenangkan pertandingan yang cukup besar. Ini yang harus kita jaga. Pemain harus kita bangun seperti ini situasinya,” tuturnya.

Seto pun mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari suporter PSS Sleman. Dia berharap dukungan lebih besar didapat timnya di sisa laga, agar pemain lebih termotivasi memenangkan pertandingan.

Koleksi empat poin membuat PSS Sleman menempatkan diri sebagai runner up grup B. Mereka ada dibawah Persiraja Banda Aceh yang sudah mendapatkan enam poin.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here