Penjelasan Presiden Aceh United Soal Isu Pindah ke Bogor

0
Skuad Aceh United saat menghadapi Kalteng Putra di Stadion Cot Gapu, Bireuen. Foto : Liga Indonesia Baru

Aceh United memastikan tetap bermarkas di Bireuen pada kompetisi musim depan. Kepastian ini sekaligus membantah kabar yang menyebut Laskar Iskandar Muda akan pindah ke Bogor setelah kompetisi Liga 2 2018.

Penegasan ini diungkapkan Presiden Aceh United, Zaini Yusuf. Dia menyebut beragam isu tentang Aceh United sengaja diciptakan agar psikis skuad besutan Bonggo Pribadi terganggu, hingga tak berhasil di babak 8 besar ini.

“Musim depan kita tetap di Bireuen. Tidak ada pindah-pindah ke daerah lain. Saya juga heran kok bisa sampai Bogor, jauh sekali. Kita sama Bogor FC juga tidak kenal,” terang Zaini Yusuf kepada KAMPIUN.ID, Kamis (8/11/2018) sore.

Zaini menjelaskan, 30 persen kepemilikan saham Aceh United memang dilepas ke pihak ketiga pada pertengahan fase grup Liga 2. Hal itu karena Aceh United mengalami krisis finansial.

“Kita mengalami krisis setelah putaran pertama. Langkah manajemen agar klub tidak tenggelam, kita lakukan pendekatan ke pihak ketiga untuk mendapatkan dana segar. Saham kita lepas 30 persen. 70 persen sisanya masih punya kita,” jelasnya.

“Dalam perjanjiannya juga tidak ada pindah home base. Kalau musim depan ada pengusaha Aceh yang mau gantikan 30 persen itu ya silakan. Pihak ketiga itu mau bantu karena kita kawan,” imbuhnya.

Isu kepindahan home base ini bukan satu-satunya yang sengaja diciptakan pihak luar. Ada empat pemain yang sempat menolak berangkat ke Mojokerto dengan alasan yang tak jelas.

“Munculnya hasutan ini juga bagian dari persaingan yang ada di grup kami. Empat pemain ini sudah kami ajak bicara baik-baik dan memutuskan untuk mengundurkan diri,” ucapnya.

Empat pemain yang tak lagi jadi bagian Aceh United, di antaranya Ikhwani Hassanuddin, Zoel Fadli, Fani Aulia serta Syahrizal.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here