Si Kembar Timnas U-16 Bawa Jawa Tengah Berpesta di Sriwedari

0
Bagus Kahfi saat dikepung tiga penggawa Kalimantan Selatan pada laga pembuka Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) III di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (8/11/2018). Foto : Richie Setiawan

Tim sepak bola Jawa Tengah meraih kemenangan besar pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) III. Diperkuat bintang Timnas Indonesia U-16, Jateng melibas Kalimantan Selatan 6-0 di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (8/11/2018) pagi.

Ada empat pemain Timnas U-16 yang memperkuat tim Jawa Tengah. Di antaranya Ernando Ari S (kiper), Bagas Kaffa (bek kanan), Kartika Vedhayanto Putra (gelandang) dan Bagus Kahfi (penyerang). Pada partai pertama, hanya Bagas, Bagus dan Kartika yang diturunkan. Sementara Ernando disimpan untuk partai berikutnya.

Bagus memberi kontribusi maksimal pada tim Jateng. Turun dalam 45 menit pertama, Bagus mencetak dua gol menit ke-12 dan 24. Selain gol Bagus, Jateng menambah dua gol lewat Adithya Jorry menit ke-8 dan M Khakam Mizan menit ke-33.

Keunggulan empat gol pada paruh pertama membuat tim Jateng melakukan rotasi. Bagus ditarik keluar digantikan Saddam Emiruddin Gaffar. Keluarnya Bagus tak mengendorkan serangan Jateng. Saddam Gaffar bahkan mencetak gol cepat saat babak kedua baru berjalan semenit. Empat menit kemudian, Jateng unggul enam gol berkat gol Irfan Jauhari.

Keunggulan enam gol membuat Bagas Kaffa giliran dirotasi. Tempatnya digantikan Alif Hablian menit ke-58. Hingga bubaran, skor tetap 6-0 untuk keunggulan sang juara bertahan.

Usai pertandingan, Pelatih Jateng Ashadi mengapresiasi penampilan timnya. Dia menilai merapatnya tiga eks Timnas U-16 membuat percaya diri skuadnya meningkat. Tim lawan pun menjadi sedikit gentar dengan keberadaan Bagus Kahfi sebagai ujung tombak.

“Dua gol cepat kami juga mempengaruhi lawan. Sejak awal kami sudah yakin akan memenangkan pertandingan. Karena sebelum ini kita sudah sering bertemu Kalsel,” terang Ashadi usai pertandingan.

Ashadi menilai adaptasi tiga eks Timnas U-16 berjalan lancar. Para pemain itu bisa dengan cepat berbaur bersama penggawa lain yang mayoritas berasal dari PPLP Jawa Tengah.

“Adaptasi tidak ada masalah. Mereka pernah dalam satu tim, namun kemudian pecah sendiri-sendiri. Seperti Bagas-Bagus kan sekarang di Barito. Enaknya kalau pemain sudah jadi ya tinggal meramu, menjadikan satu kebersamaan, kalau yang lainnya tidak masalah,” pungkasnya.

Pada partai kedua, Jumat (9/11/2018) pagi, Jateng akan bersua DIY yang baru saja melibas Banten 5-1.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here