Tawaran Pemain Timnas Berdatangan, PSS Sleman Lambat Bereaksi

0
Sismantoro bersama Cristian Gonzales saat berpose mengangkat piala gelar Liga 2 2018. Foto : Nofik Lukman Hakim

PSS Sleman belum juga memulai pergerakan menatap kompetisi Liga 1 2019. Sikap ini dinilai cukup mengkhawatirkan mengingat tim-tim pesaing sudah mulai memperkenalkan skuad musim depan.

Madura United menjadi tim paling gencar berburu pemain. Total sudah 12 pemain menandatangani kontrak dengan manajemen Madura United. Andik Vermansah dan M Ridho Djazulie melengkapi skuad megah Madura United.

Langkah ini diikuti Barito Putera yang berhasil mendatangkan Evan Dimas Darmono. Lalu Persija Jakarta memulangkan Ryuji Utomo yang musim lalu moncer di kasta kedua Thailand. Terbaru, Bali United semakin dekat dengan Luis Milla.

Pergerakan yang dilakukan tim kasta tertinggi tak diikuti PSS Sleman. Tawaran pemain-pemain bintang terus menghampiri Sismantoro maupun Dewanto yang musim lalu menjabat sebagai manajer dan asisten manajer.

Namun begitu, belum adanya perintah dari direksi PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) membuat manajemen belum bisa memutuskan. Termasuk apakah susunan manajemen Liga 2 lalu dipertahankan untuk Liga 1 2019.

“Saya mengatakan PSS agak terlambat. Kalau ingin prestasi PSS sesuai harapan masyarakat, minimal masuk sepuluh besar, harusnya mulai sekarang sudah mengambil keputusan. Kalau kelamaan pemain keburu habis,” terang Sismantoro kepada KAMPIUN.ID, Rabu (26/12/2018).

Sismantoro menuturkan, pihaknya sudah menerima banyak tawaran pemain berlabel Timnas Indonesia. Ada pula agen yang menawarkan pemain asing dengan catatan menjanjikan. Namun kembali lagi, pihaknya menyerahkan keputusan pada PT PSS.

“PT PSS belum memberikan sinyal untuk memutuskan. Kan musim depan belum tentu manajernya saya lagi. Yang pasti tugas saya membawa PSS ke Liga 1 sudah, jadi juara sudah,” tuturnya.

Soal pelatih, pihak manajemen merekomendasikan nama Seto Nurdiyantoro dan mayoritas penggawa musim lalu. Seto yang kini sedang mengikuti kursus lisensi AFC Pro dinilai layak untuk menjadi nahkoda di Liga 1.

“Laporan pertanggungjawaban sudah kita sampaikan ke pak Rumadi (Direktur Operasional PT PSS). Tinggal selanjutnya menjadi keputusan PT PSS,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here