Suguhan Menarik di Sritex Arena, Bintang IBL Janjikan Pertarungan Ketat

0
Divisi merah dan divisi putih saat hadir dalam jumpa pers di Aston Hotel, Solo, Rabu (9/1/2019). Foto : Nofik Lukman Hakim

Pecinta basket Kota Solo mendapat suguhan istimewa pada lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2019. Pada seri empat yang berlangsung di Sritex Arena, akan tersaji suguhan menarik para bintang bertajuk IBL Pertamax Allstar 2019.

Perhelatan seri empat akan dimulai Kamis-Sabtu (10-12/1/2019). Total ada sebelas pertandingan berkelas yang akan dimulai dari pukul 14.00 WIB. Setiap laga sudah pasti berlangsung menarik, karena peta persaingan masih sangat ketat.

Setelah tiga hari disajikan laga IBL, pada Minggu (13/1/2019), giliran para bintang kompetisi ini gabung tim divisi merah dan divisi putih.

Divisi merah akan dibesut Wahyu Widayat Jati, sementara divisi putih dipegang Johannis Winar. Para pemain yang terpilih merupakan pilihan fans melalui aplikasi MyPertamina.

Starting five divisi merah akan diisi Arki Dikania Wisnu, Jamarr Johnson, Dior Lowhom, Galank Gunawan dan Abraham Wenas. Sementara divisi putih diawali performa Andakara Prastawa, Adhi Pratama, Wayne Bradford, Kore White dan Abraham Damar Grahita.

Wahyu Widayat Jati mengatakan, ajang allstar ini menjadi kesempatan para pemain menunjukkan atraksi terbaik. Ia pun setuju ketika pelatih divisi putih Johannis Winar menyebut kesempatan ini sebagai momen para pemain tak perlu memperdulikan arahan pelatih.

“Pasti akan banyak atraksi menarik yang ditampilkan para pemain,” kata Wahyu Widayat dalam sesi jumpa pers di Aston Hotel, Solo, Rabu (9/1/2019) sore.

Ditambahkan Abraham Wenas, ia begitu bangga menjadi bagian divisi merah. Ia pun berterima kasih kepada para fans yang memilihnya untuk tampil pada ajang allstar ini.

“Pasti akan banyak aksi dribel. Saya akan berusaha memberikan umpan agar banyak dunk,” tambah Abraham Wenas.

Dari divisi putih, Abraham Damar mengaku sangat bersemangat tampil pada ajang allstar. Momen ini menjadi kesempatan para pemain untuk memberikan suguhan terbaik pada para fans.

“Laga allstar pasti sangat menyenangkan. Pemain yang biasanya jadi musuh di lapangan, sekarang bisa jadi teman. Kita akan berikan yang terbaik,” ucapnya.

Terpisah, Chief Marketing Operation IBL, Cahyadi Wanda menyebut, Kota Solo dipilih sebagai lokasi perhelatan allstar lantaran punya nilai historis kuat pada basket Tanah Air. Ia yakin setiap sudut tribun Sritex Arena akan dipenuhi para pecinta basket.

“Sudah waktunya All Star keluar dari Jakarta, dan Solo menjadi kota yang terpilih menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan ini. Solo memiliki histori basket yang cukup bagus. Sosok legenda I Made Sudiadnyana (Lolik) dan tim Bhinneka Sritex punya nama besar dalam dunia basket Indonesia,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here