Wakil Indonesia Tak Berdaya di ASEAN Basketball League, Kalah Lima Kali Beruntun

0
Salah satu aksi Mario Wuysang dalam pertandingan melawan Chong Son Kung Fu pada lanjutan kompetisi ASEAN Basketball League di GOR Kertajaya Surabaya, Sabtu (6/1/2018). Foto : Official CLS Knights

SURABAYA – CLS Knights Indonesia harus mengakui keunggulan Chong Son Kung Fu 83-86 pada lanjutan kompetisi ASEAN Basketball League di GOR Kertajaya Surabaya, Sabtu (6/1/2018). Ini menjadi kekalahan kelima Mario Wuysang dkk secara beruntun.

Dikuarter awal CLS Knights Indonesia berhasil unggul atas lawannya 27-20. Bahkan pada kuarter pertama ini, beberapa kali skuad asuhan Koko Heru Setyo Nugroho tersebut berhasil menghujani Chong Son Kung Fu dengan tembakan tiga angka.

Dari sepuluh kali percobaan enam diantaranya berbuah angka. Kali ini Mario Wuysang menunjukkan kebolehannya dengan mengemas 11 angka, Sembilan poin dicetaknya dari garis three points. Sementara Sandy Febiansyakh memberikan enam poin tambahan untuk keunggulan timnya.

Sayangnya pada kuarter kedua tuan rumah tidak mampu menjaga margin keunggulannya. Chong Son Kung Fu yang unggul secara postur badan akhirnya dapat mengejar dan bahkan berbalik memimpin 41-40 diakhir menit kuarter kedua.

Motor serangan mereka, Anthony Tucker menjadi topskor sementara dengan berhasil mengemas tujuh poin dari 15 total angka yang ia cetak secara keseluruhan dibabak ini.

Pertarungan kedua tim kembali sengit di babak kedua. Kali ini CLS Knights Indonesia yang unjuk gigi. Aksi dunk Decorey Aaron Jones pada pertengahan menit kuarter tiga menjadi titik balik penyemangat CLS Knights, sekaligus membuat gemuruh penonton yang memadati GOR Kertajaya.

Point guard cadangan CLS Knights, Arif Hidayat juga menjadi penentu saat tembakan tiga angkanya beberapa detik menjelang kuarter tiga usai, berhasil masuk sekaligus memperlebar jarak keunggulan atas Chong Son Kung Fu 64-60.

Salah satu penyebab kendurnya permainan CLS Knights dikarenakan banyaknya kesalahan (turnovers) yang mereka lakukan. Total delapan kali membuat turnovers di kuarter kedua ini. Sedangkan Tim asal China itu dapat meminimalis kesalahan dengan hanya melakukan dua turnovers saja.

Sayangnya pada kuarter penentuan, CLS Knights kembali takluk ditangan Chong Son Kung Fu satu setengah bola saja (86-83). Dengan demikian CLS Knights Indonesia kembali menelan kekalahan untuk yang kelima kalinya.

Anthony Tucker menjadi pendulang angka terbanyak bagi timnya dengan torehan 22 poin, sepuluh rebound dan delapan assist. Di kubu CLS Knights, Mario Wuysang menjadi top performer bagi timnya dengan raihan 19 angka, tujuh rebound dan lima assist. Demikian dalam rilis CLS Knights kepada KAMPIUN.ID

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here