Laga Pemanasan Final Proliga 2018 Jadi Milik Jakarta Pertamina Energi

0
Para pemain Jakarta Pertamina Energi saat merayakan keberhasilan mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan pada final four putaran kedua di Sritex Arena, Sabtu (7/4/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

SOLO – Tim putri Jakarta Pertamina Energi dan Bandung Bank BJB Pakuan sudah memastikan tempat di babak grand final Proliga 2018. Kedua tim akan bertempur di GOR Amongrogo, Jogja, Minggu (15/4/2018).

Sebelum melakoni laga di Jogja, kedua tim punya kesempatan untuk saling mengukur kekuatan. Ya, pada hari kedua final four putaran kedua di Sritex Arena, Sabtu (7/4/2018), kedua tim bertemu.

Sayangnya jalannya pertandingan tak begitu menarik. Bandung Bank BJB Pakuan pilih menyimpan kekuatan sebenarnya. Akhirnya Jakarta Pertamina Energi dengan cepat menyelesaikan pertandingan. Mereka menang 3-0 (25-18, 25-14, 25-22).

Kemenangan ini menjadi yang kedua pada babak final four. Saat putaran pertama di Malang lalu, Jakarta Pertamina Energi juga menang atas Bandung Bank BJB Pakuan 3-1 (25-22, 19-25, 25-15 dan 25-19.)

Pelatih Jakarta Pertamina Energi, M Ansori mengatakan kemenangan ini cukup disyukuri meski sudah tak berpengaruh pada peluang ke grand final. Dia mengatakan target sapu bersih pada final four kedua ini tetap diusung dan dibuktikan dengan keseriusan melibas Bandung Bank BJB Pakuan.

Pertandingan Bandung Bank BJB Pakuan (kuning) melawan Jakarta Pertamina Energi di Sritex Arena Solo, Sabtu (7/4/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Kemenangan ini menjadi penyemangat menatap grand final. Setelah dari Solo, JPE akan langsung melakukan persiapan di Jogja. Persiapan panjang di Jogja diharapkan bisa membuat para pemain tampil stabil dan merebut gelar juara.

“Sejak awal kita memang sudah baca akan bertemu BJB di final. Dengan kemenangan ini, kita tetap harus waspada, tidak boleh sombong, tetap berlatih, konsentrasi dan mengurangi kesalahan selama pertandingan,” ucap Ansori usai pertandingan.

Terpisah, Pelatih Bandung Bank BJB Pakuan, Octavian mengakui lebih bermain aman pada sisa final four ini. Dia menyebut langkah ini harus dilakukan untuk menghindarkan pemain dari potensi cedera.

Selama final four, timnya sudah kehilangan Aprilia Manganan. Dia tak ingin pemain lain juga mengalami hal sama. Justru dia berharap dengan waktu tersisa Manganan bisa tampil pada babak grand final.

“Walaupun tim pas-pasan, kita coba-coba, mudah-mudahan ini jadi pelajaran buat pemain cadangan. Jadi nanti kalau final pemain inti ada yang harus diganti, pemain cadangan sudah punya percaya diri,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here