Targetkan 16 Emas, Indonesia Malah Dapat 37 Emas. Benar-Benar Terpeleset di Asian Para Games

0
Tim Indonesia (tengah) mendominasi perolehan medali emas dari cabor catur kategori catur standar dan catur cepat Asian Para Games 2018 di Cempaka Putih Sports Hall, Jakarta, Jumat (12/10/2018). (via asianparagames2018.id)

Indonesia sukses finis diposisi kelima di klasemen akhir Asian Para Games 2018. ditarget ada di posisi 10 besar, ternyata Indonesia benar-benar terpeleset dari misi awal. Bagaimana tidak, di target 16 emas, nyatanya di akhir multievent, ternyata Indonesia sukses mendulang 37 emas, 47 perak dan 51 perunggu.

Tabungan emas Indonesia kalah dari Empat negara. Mulai dari China (172 emas), Korea Selatan (53 emas), Iran (51 emas), dan Jepang (45 emas)

Catur jadi pendulang emas terbanyak Indonesia. Dari 24 emas yang diprebutkan di cabor ini, ternyata 11 diantaranya berhasil digondol wakil tuan rumah. Tak hanya itu tabungan medali Indonesia semakin kompet dengan raihan lima perak dan enam perunggu.

Mendulang medali terbanyak ada di cabor para atletik, yang menyumbangkan 28 medali. Di mana enam emas, 12 perak, dan 10 perunggu berhasil diraih atlet atetik Indonesia.

Indonesia sebenarnya berpeluang mendapatkan 11 emas dari cabor bulutangkis, sayang dari 11 partai final, ternyata hanya enam kelas yang berakhir kemenangan untuk Indonesia. Enam emas, lima perak dan empat perunggu tetap harus disyukuri.

Di luar dugaan juga, cabor baru, yakni lawn bowl berhasil ikut menyumbangkan medali, dengan raihan lima emas, empat perak dan enam perunggu.

Sementara itu teins meja sukses menyumbangkan empat emas, empat perak dan sembilan perunggu, pencapaian membahagiakan juga diperlihatkan dari sumbangsih perenang Indonesia. Dari cabor ini, Indonesia meraih tiga emas, empat perak dan lima perunggu.

Untuk cabor balap sepeda, satu emas, delapan perak dan delapan perunggu berhasil diraih. Satu-satunya emas Indonesia dari cabor ini disumbangkan oleh M Fadli.

Sembilan medali lainnya diraih dari tiga cabor berbeda. Tenpin bowling menyumbangkan satu perak dan satu perunggu, sedangkan angkat berat menyumbangkan empat perak dan dua perunggu.

Sementara itu anggar berhasil menyumbangkan satu perak di debut perdananya. Ada beberapa cabor yang gagal menyumbangkan medali. Mulai dari bochia, tenis, basketball wheelchair, panahan, judo dan menembak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here