Motivasi Real Madrid yang Tak Ingin Senasib dengan Barca

0
Pemain Real Madrid melakukan selebrasi. Foto: Official Twitter Real Madrid

Marcelo menegaskan Real Madrid tidak akan pernah menyerah seperti rival sengit Barcelona. Hal ini menyusul laga dramatis melawan Juventus di perempatfinal Liga Champions

Malam dramatis terasa di Bernabeu, Kamis (11/4/2018). Juventus sepertinya bakal mengikuti langkah AS Roma yang lolos ke semifinal seheari sebelumnya dengan mengalahkan Barcelona.

Di babak awal, Los Merengues sudah dikejutkan dengan gol cepat Mario Mandzukic. Ia menggandakan gol Juventus pada menit 37. Hingga turun minum, skor masih 2-0. Petaka untuk Real Madrid datang saat menit 61, ketika Blaise Matuidi membuat gol ketiga untuk Juventus. Skor 3-0 untuk Juventus.

Drama terjadi di menit akhir injury time. Real Madrid mendapatkan kado penalti setelah Benatia dianggap melanggar Vazquez di depan gawang. Kubu Juventus pun bereaksi keras atas kado penalti. Kapten Juventus, Gianluigi Buffon menjadi pemain yang melakukan protes keras. Dia kemudian diganjar kartu merah oleh wasit asal Inggris, Michael Oliver pada menit 93.

Diusirnya Buffon, tak ada pilihan lain selain menggantikannya dengan kiper Wojciech Szczesny. Pelatih Juventus, Max Allegri menarik Gonzalo Higuain. Cristiano Ronaldo yang ditunjuk menjadi eksekutor penalty berhasil menaklukkan gawang Szczesny.  Skor berakhir 1-3 untuk Juventus. Tapi Real Madrid yang lolos ke semifinal dengan agregat 4-3.

Marcelo yang malam itu menjadi kapten karena Sergo Ramos absen akibat akumulasi kartu meyakini timnya tidak akan senasib dengan Barcelona yang gagal ke semifinal setelah dijegal AS Roma. Pada leg 1, Barca menang 4-1. Lalu pada leg 2, AS Roma menang 3-0. AS Roma lolos karena produktivitas gol tandang.

“Kami harus menghadapi dan kami melakukan segala yang mungkin untuk dilalui.Apa yang terjadi pada Barcelona tidak akan terjadi pada kami karena kami adalah Real Madrid, “ ujar Marcelo dilansir Soccerway.

Ada adegan dramatis pada saat wasit Michael Oliver menunjuk titik penalti setelah Vazquez dijatuhkan oleh Benatia. Gianluigi Buffon dengan marah memprotes keputusan itu. Protes keras ini berujung pada pengusiran Buffon setelah mendapat kartu merah. “Hukumannya (penalti) sangat jelas, “ kata bek berkebangsaan Brasil ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here