Malaysia Masters 2019, Ratchanok Intanon Masih Jadi Mimpi Buruk Gregoria Mariska

Gregoria Mariska Tunjung masih harus mengakui keunggulan Ratchanok Intanon (Thailand) (via badmintonindonesia.org)

Gregoria Mariska Tunjung dipaksa mengakui keunggulan Ratchanok Intanon (Thailand). Ia kalah 15-21 dan 16-21 di babak pertama Malaysia Masters 2018.

Pertandingan ini merupakan kali ketiga Gregoria dengan Ratchanok. Sebelumnya di Blibli Indonesia Open 2018 dan Japan Open 2018, Gregoria juga kalah dari pemain nomor delapan dunia ini.

“Sebelum main saya sudah mengantisipasi kelebihan dia. Saya juga nonton pertandingan terakhir dia untuk mempelajari. Saya juga sudah diingatkan untuk siap capek oleh pelatih. Cuma dia lebih konsisten sementara saya masih suka lepas-lepas. Saya sudah mencoba yang terbaik, tapi mungkin permainan saya belum keluar semua,” kata Gregoria.

Di awal game pertama, Gregoria sempat di atas angin setelah memimpin jalannya pertandingan dengan skor 7-3. Namun menyentuh angka 8-8, Gregoria justru balik tertinggal jauh menjadi 10-19 dan kalah 15-21.

Masuk ke game dua, Gregoria mencoba kembali mengeluarkan taringnya dengan keunggulan 6-0. Sayang tunggal putri besutan klub Mutiara Bandung ini masih belum bisa konsisten untuk terus unggul. Ia balik tertinggal menjadi 9-13, 14-19, hingga akhirnya kalah 16-21.

“Kelebihan dia yang paling kelihatan adalah penempatan bola dan ngaturnya dia di lapangan. Jadi tiga kali ketemu, dia selalu bisa mengontrol permainan saya. Saya jadi lebih ketekan lawan”

“Evaluasinya mungkin ada dipengembalian bola saya yang masih enak buat dia terima. Sebenarnya masalah kecepatan dia tidak terlalu cepat seperti (Carolina) Marin. Tapi dia mengatur bola dan akurasinya memang bagus. Saya masih kewalahan mengikuti polanya dia,” jelas Gregoria lagi.

Chrismansyah Prayogo