All England 2019, Tommy Susul Anthony dan Jonatan Angkat Koper

Tommy Sugiarto (via badmintonindonesia.org)

Tommy Sugiarto harus mengakui keunggulan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, di babak perempat final All England 2019, lewat pertarungan rubber game, dengan skor 21-16, 14-21, 15-21. Tommy yang merupakan tunggal putra Indonesia yang tersisa di perempat final All England 2019, juga harus angkat koper, mengikuti jejak Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Tommy membuka permainan dengan kemenangan di game pertama. Akan tetapi ia tak dapat menguasai permainan pada game kedua dan terus berada di bawah tekanan Ng.

“Saya bisa mengontrol di game pertama, tapi di game kedua kecepatan saya menurun. Lawan pun mengubah strategi. Di interval game kedua, saya terburu-buru ingin menyamakan poin, ini jadi bumerang buat saya. Lawan fokus, saya malah buru-buru,” jelas Tommy soal permainan.

“Di game ketiga, lawan sudah percaya diri karena unggul beberapa poin, saya coba terus untuk tambah poin, tapi lawan kan sudah lebih banyak poinnya, ini yang lebih menyulitkan buat saya. Soal stamina, jujur memang sangat melelahkan. Tapi memang perjalanan saya seperti ini, recovery nya kurang cepat,” tambahnya.

Jika kemarin Tommy didampingi Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, kali ini Ahsan yang sedang menjalani tes doping berhalangan dan digantikan dengan Nova Widianto, Asisten Pelatih Ganda Campuran PP PBSI.

“Saya berterima kasih kepada PBSI yang sudah menawarkan bantuan untuk pendampingan di lapangan. Meskipun sebagai pemain independen, saya tahu, memang terbiasa dengan kondisi begini. Tadi cik Susy (Susanti) yang menawarkan, apakah mau didampingi pelatih,” ujar Tommy.

Chrismansyah Prayogo