Peluang Tim Uber untuk Juara Dirasa Cukup Berat

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. FOTO: Official PBSI.

SOLO – Kejuaraan bulutangkis beregu putri, yakni Piala Uber akan digelar di Thailand, mulai 20-28 Mei mendatang. Tim putri Indonesia tergabung di grup D bersama juara bertahan Tiongkok, Malaysia dan Perancis.

Mantan pemain ganda putri terbaik Indonesia di era tahun 1980-an Imelda Wiguna mengakui, jika tim merah putih Indonesia berada di grup neraka.

“Dalam 10 tahun terakhir ini, tim negeri tirai bambu benar-benar sulit dikalahkan. Beberapa atlet Tiongkok juga sukses merajai turnamen super series ,” ungkap Imelda Wiguna.

Wanita yang pernah menjadi juara ganda putri All England 1979 berpasangan dengan Verawati Fajrin itu  melihat komposisi tim Uber Indonesia yang kemungkinan diisi nama-nama familiar,  seperti nomer tunggal Fitriani dan nomer ganda Greysia Polii/Apriyani Rahayu, target semifinal harus menjadi raihan minimal.

“Saya masih optimis tim kita akan mampu meraih target lolos ke babak semifinal. Tim Indonesia harus mampu meraih di dua satu tunggal untuk mengamankan kemenangan di setiap pertandingan. Di kejuaraan beregu seperti Uber, kekompakan lebih banyak mempengaruhi hasil dibandingkan kemampuan individu pemain ,” cetus legenda yang pernah membawa Indonesia juara Uber di tahun 1975, dan finalis di tahun 1978 dan 1986.

Menurutnya Indonesia sepettinya akan mengandalkan nomor ganda utama mereka yakni pasangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, dan juga akan berharap pada dua ganda pelapis lainnya yakni pasangan pasangan Della Destiara/Rizki Amelia Pradipta, dan Ni Ketut Mahadewi/Nitya Krishinda Maheswari.

Sedangkan di nomer tunggal selain Fitriani, juga memiliki tiga tunggal lainnnya yakni Gregoria Mariska, Ruselli Hartawan, dan Dinar Dyah.

Berdasarkan drawing tim uber Indonesia akan menghadapi Malaysia, pada 21 Mei 2018, kemudian Perancis dan China.

Terdapat empat grup dan setiap grup diambil dua tim terbaik yang berhak lolos ke babak delapan besar.