Rudy Hartono: Thomas Berpeluang Juara, Uber Cukup Berat

SOLO – Putaran final perebutan piala Thomas dan Uber siap kembali digelar, yang akan diselenggarakan di Thailand 20-27 Mei mendatang. Supremasi lambang bulutangkis dunia putra putri ini akan diikuti 16 negara.

Berdasarkan drawing yang sudah dilakukan tim piala Thomas Indonesia berada di Grup B bersama-sama Korea Selatan, Kanada dan tuan rumah Thailand. Sedangkan untuk tim Uber Merah Putih berada di Grup D bersama China, Prancis, dan Malaysia.

Legenda bulutangkis Indonesia Rudy Hartono mengatakan, Indonesia berada di grup berat. Walau begitu peluang tim Thomas sangat terbuka lebar untuk masuk ke partai puncak.

“Yang putra Indonesia mungkin lawan paling berat adalah saat melawan Korea Selatan, namun jika melihat prestasi beberapa pemain Indonesia dalam turnamen super series. saya sangat yakin  Indonesia bisa lolos ke babak final ,” ungkap pemegang rapor juara All England sebanyak 8 kali tersebut.

Pria yang pernah ikut membawa Indonesia menjadi juara Thomas empat kali (1970, 1973, 1976, dan 1979) tersebut mengungkapkan, tidak hanya lolos ke babak final, tim putra Indonesia juga berpeluang menjadi jawara jika mampu memaksimalkan peran di dua nomer ganda dan satu nomer tunggal.

Lebih lanjut dia juga mengungkapkan, peta kekuatan beberapa negara cukup merata.

“Untuk kekuatan beberapa negara memili kekuatan yang merata, seperti Denmark sebagai juara bertahan, Tiongkok, Malaysia, Jepang dan Korea selatan ,” tukas Rudy.

Sementara itu saat disinggung tentang peluang tim Uber Indonesia, mengaku cukup berat. Apalagi prestasi tim putri Indonesia hanya pada nomer ganda saat ini

“Realistis tim uber Indonesia  hanya lolos ke babak semifinal. Jangan berpikir juara dululah, step by step dulu. Apalagi lawan yang nanti dihadapi di gru D selam ini menjadi momok bagi pemain Indonesia ,” cetusnya.