FIFA Akui Indonesia Adalah Negara Asia Pertama di Piala Dunia

skuad Hindia Belanda/Indonesia di Piala Dunia 1938 di Prancis.

SWISS – Indonesia memang hanya akan jadi penonton saja di ajang bergengsi Piala Dunia 2018 di Rusia. Hanya tim-tim terbaik saja yang bisa ikut di ajang ini.

Tahun ini Asia akan diwakili oleh beberapa negara, mulai dari Australia, IR Iran, Jepang, Arab Saudi dan Republik Korea.

Walau begitu, ternyata FIFA ternyata tak lupa akan kiprah Indonesia di Piala Dunia. Belum lama ini FIFA  memposting kiprah heroik Indonesia di turnamen ini.

Bahkan FIFA menegaskan bahwa Indonesia adalah negara Asia pertama yang sanggup hadir di Piala Dunia, tepatnya di tahun 1938. Jauh sebelum Indonesia benar-benar merdeka.

“Hindia Belanda, sekarang adalah Indonesia. Negara ini memegang penghargaan sebagai tim Piala Dunia pertama asal Asia. Mereka menggalang tim yang terdiri dari pemain Belanda dan pribumi Indonesia. Hadir ke Prancis 1938, sebuah perjalanan yang membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk sampai. Sayang kalah dari finalis Hungaria di babak pertama di Reims,” tulis FIFA disitus resminya.

Badan sepak bola dunia, FIFA, mengakui status Indonesia sebagai wakil pertama Asia di pentas Piala Dunia. Hal itu disebutkan FIFA, termasuk melalui akun resmi Piala Dunia @FIFAWorldCup.

Memang, status Indonesia sebagai negara pertama Asia yang tampil di Piala Dunia sempat menjadi polemik. Pasalnya, pada Piala Dunia 1938, tim yang tampil bernama Hindia Belanda, dan dihuni gabungan pemain Belanda serta Indonesia.

Seperti yang diketahui, Indonesia kala itu memang hadir ke Piala Dunia karena undangan. Indonesia hadir dengan nama Hindia Belanda alias Dutch East Indies. Nama ini merupakan cikal bakal Indonesia, nama yang saat ini sah diakui sebagai anggota FIFA.

Piala Dunia 1938 merupakan Piala Dunia terakhir sebelum vakum akibat pecahnya perang dunia kedua. Putaran final digelar di Prancis pada 4-19 Juni dengan melibatkan 15 negara dari empat konfederasi.

Meski memakai nama Hindia Belanda, Indonesia mewakili benua Asia di kualifikasi Grup 12. Untuk lolos ke Prancis, Hindia Belanda mengalahkan Jepang di babak kualifikasi. Hindia Belanda menang tanpa harus bertanding dengan Jepang yang saat itu sedang berperang dengan Tiongkok.

Pada babak pertama, Hindia Belanda yang mengenakan jersey oranye, harus bertekuk lutut dari Hungaria dengan skor telak 0-6 di Stadion Velodrome, Prancis. Kiper Hindia Belanda Mo Heng harus rela gawangnya dihujani gol pada menit ke-13, 15, 28, dan 35.

Di babak kedua, gawang Mo Heng kembali dijebol dua kali oleh penyerang Hungaria. Hindia Belanda pun gagal melaju ke babak selanjutnya lantaran saat itu Piala Dunia menggunakan sistem gugur.

Italia menjadi kampiun setelah dalam perjalanan ke final sukses menyingkirkan Belgia, Prancis, dan Brasil. Lawannya di partai puncak adalah Hungaria, yang lolos ke final usai menyingkirkan Hindia Belanda, Swiss, dan Swedia. Di final, Hungaria menyerah dengan skor telak 2-4 dari Gli Azzurri.

Daftar Pemain Hindia Belanda (Indonesia) pada Piala Dunia 1938, beserta klub asal:

KIPER:

Tan “Bing” Mo Heng (HCTNH Malang), Jack Samuels (Hercules Batavia)

BELAKANG:

Dorst, J. Harting Houdt Braaf Stand (HBS Soerabaja), Frans G. Hu Kon (Sparta Bandung), Teilherber (Djocoja Djogjakarta)

TENGAH:

G.H.V.L. Faulhaber (Djocoja Djogjakarta), Frans Alfred Meeng (SVBB Batavia), Achmad Nawir (HBS Soerabaja), Anwar Sutan (VIOS Batavia), G. van den Burgh (SVV Semarang)

DEPAN:

Tan Hong Djien (Tiong Hoa Soerabaja), Tan See Han (HBS Soerabaja), Isaac “Tjaak” Pattiwael (VV Jong Ambon Tjimahi), Suvarte Soedarmadji (HBS Soerabaja), M.J. Hans Taihuttu Voetbal Vereniging (VV Jong Ambon Tjimahi), R. Telwe (HBS Soerabaja), Herman Zomers (Hercules Batavia)

PELATIH: Johannes Mastenbroek (Belanda)

jaladwara