Malaysia Cetak Sejarah Dengan Lolos 8 Besar Piala AFC U-23

Para penggawa Malaysia saat merayakan keberhasilan Danial menjebol gawang Arab Saudi dalam fase grup AFC U-23 Championship di Kunshan Sports Center Stadium, Selasa (16/1/2018). Foto : Official The AFC

KUNSHAN – Sejarah diciptakan Malaysia pada perhelatan AFC U-23 Championship 2018. Tim besutan Ong Kim Swee secara mengejutkan membekuk Arab Saudi 1-0 di Kunshan Sports Center Stadium, Selasa (16/1/2018).

Gol tunggal Harimau Malaya dicetak Danial Amier Norhisham menit 28. Kemenangan ini terasa begitu mengejutkan. Apalagi pada laga sebelumnya, Malaysia hanya bisa meraih satu poin setelah menahan imbang Jordania 1-1. Sementara laga perdananya dilibas Irak 1-4.

Berkat tambahan tiga poin, Malaysia menduduki peringkat kedua grup C dengan empat poin, dibawah Irak yang mengoleksi tujuh poin. Catatan itu mengantarkan mereka lolos ke babak 8 besar. Kini Malaysia tinggal menunggu juara grup D yang akan ditentukan dalam laga Rabu (17/1/2018) malam.

Pelatih Malaysia, Ong Kim Swee memuji keberanian para pemain. Meski sang lawan memiliki rekor lebih bagus, namun para pemain mampu tampil konsisten dan membuat kejutan lewat sedikit peluang yang diraih.

“Ini hasil bagus. Para pemain menunjukkan keberanian dan tekad, yang kemudian membawa kami ke perempat final. Saya tidak ingin berbicara tentang bagaimana kita bermain, karena dalam situasi seperti ini, hasil adalah yang paling penting,” terang Ong Kim Swee dalam laman resmi federasi sepak bola asia, AFC.

“Saya sangat puas dengan hasil ini dan masuk ke perempat final. Itulah sejarah bagi kami dan kami menunjukkan bahwa kami bisa bermain,” lanjutnya.

Sementara itu, Pelatih Arab Saudi Daniel Teglia menyebut timnya sudah berusaha mendominasi permainan. Banyak peluang didapat, namun tak ada gol yang tercipta. Justru Malaysia dengan sedikit kesempatan mampu mencetak satu gol kemenangan.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada tim Malaysia dan semoga mereka beruntung. Apa yang harus kami lakukan, kami tidak melakukannya dengan tepat dan itu adalah mengubah peluang menjadi gol. Pada beberapa saat kami merasa gugup dan passingnya tidak bagus dalam permainan. Tidak memanfaatkan waktu yang kita miliki,” tuturnya.

Sayangnya, keberhasilan Malaysia tak diikuti tim tetangga, Thailand. Mereka justru menghuni dasar klasemen grup B dengan hasil tiga kekalahan dalam tiga pertandingan. Sementara Vietnam masih punya kesempatan besar untuk lolos. Syaratnya, mereka harus memenangkan pertandingan lawan Syria di Changsu Stadium, Rabu (17/1/2018).

Pada laga sebelumnya, mereka membuat kejutan dengan mengalahkan Australia 1-0. Saat ini mereka mengoleksi tiga poin atau sama dengan Australia, namun selisih satu poin dari pemuncak klasemen Korea Selatan.

Nofik Lukman Hakim