Raksasa Asia Timur Harus Susah Payah Kalahkan Malaysia

Pertandingan Korea Selatan melawan Malaysia dalam babak 8 besar AFC U-23 Championship di Kunshan Sports Center Stadium, Tiongkok, Sabtu (20/1/2018). Foto : Official AFC

TIONGKOK – Korea Selatan akhirnya mengamankan satu tempat di babak semifinal AFC U-23 Championship 2018. Skuad Negeri Gingseng dengan susah payah menyingkirkan Malaysia lewat kemenangan 2-1 di Kunshan Sports Center Stadium, Tiongkok, Sabtu (20/1/2018).

Korea seperti akan menang mudah saat gol pembuka sudah tercipta saat pertandingan baru berjalan 12 detik. Tendangan voli Cho Jae-wan mengarah tepat ke pojok kiri gawang Malaysia yang dikawal Haziq Nadzli.

Gol itu ternyata tak membuat Malaysia panik. Justru mereka dengan mengandalkan serangan balik cepat berusaha menjebol gawang Korea.

Usaha tak kenal lelah itu akhirnya menuai hasil menit 67. Sundulan pemain pengganti, Thanabalan, memanfaatkan umpan silang Safawi Rasid berhasil menggetarkan jala gawang Korea.

Kedudukan berimbang membuat permainan kian seru. Namun pada fase ini, mental juara Korea tak bisa terbantahkan. Meski terkejut dengan gol penyeimbang Malaysia, Korea akhirnya mencetak gol kemenangan menit 85.

Lagi-lagi, kelengahan barisan belakang Malaysia dimanfaatkan dengan baik oleh penyerang Korea. Umpan terobosan Lee Keun-Ho diteruskan Han Seung Gyu dengan memperdaya pemain belakang dan kiper Malaysia.

Dalam keadaan bebas, Han dengan mudah mengarahkan bola ke gawang yang kosong. Kemenangan 2-1 mengantarkan Korea ke semifinal dan akan bersua Uzbekistan yang melibas Jepang 4-0.

Pelatih Korea, Kim Bong-gil mengakui pertandingan berjalan ketat. Dia menyebut Malaysia bermain bagus, namun para pemain Korea bermain lebih tenang.

“Saya (sempat) khawatir dengan tenaga para pemain, tapi pemain kami sudah bersiap dengan baik. (Sebenarnya) akan lebih baik jika mencetak gol kedua, tapi itu tidak datang sampai gol di menit akhir. Itu berarti pertandingan tidak mudah. Pemain kami tetap fokus dan itulah mengapa kami menang,” ucapnya seperti dikutip dari laman resmi AFC.

Terpisah, Pelatih Malaysia Ong Kim Swee mengapresiasi perjuangan para pemain. Dia menyebut lawan yang diharapi merupakan salah satu tim terbaik di Asia. Korea tidak panik sedikitpun meski Malaysia sempat menyamakan kedudukan.

“Untuk gol menit pertama harus diakui karena kurangnya konsentrasi. Saat melawan tim yang baik, inilah yang akan mereka lakukan kepada anda (jika tidak konsentrasi). Saya harap pemain bisa belajar dari hal ini. Kami dihukum karena kurang konsentrasi,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim