Bursa Pemain Tak Sehat, FIFA Bakal Atur Pembatasan Transfer Pemain

Neymar saat melakukan selebrasi gol bersama tim PSG: FOTO: Official PSG.

Presiden FIFA Gianni Infantino ingin memperkenalkan peraturan baru untuk membatasi biaya agen dan mentransfer belanja pasar dalam upaya untuk “menyelamatkan nilai-nilai sepak bola yang hebat”.

Biaya transfer telah naik signifikan selama beberapa tahun. Namun nilai transfer di tahun 2017 mencetak rekor mencengankan.  Paris Saint-Germain mengejutkan sepak bola dunia ketika mereka memicu klausul pelepasan  222 juta pouds. dalam kontrak Neymar di Barcelona pada bulan Agustus. Nilai tersebut mengalahkan transfer Paul Pogba dari Juventus ke Manchester United tahun 2016.

Setelah kepergian Neymar, Barcelona juga menghabiskan banyak uang untuk menebus Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho, yang masing-masing menghabiskan biaya 147 juta euro dan  160 juta euro.  Infantino juga melihat ada masalah dengan jendela transfer Januari yang meminjamkan bakat mudanya ke klub lain. Seperti yang dilakukan oleh Chelsea.

“Saya tidak menyukai apa yang saya saksikan saat ini. Pada tahun 2017, transfer global mencapai  6,4 miliar dolar Amreika, sementara biaya agen mencapai sekitar 500 juta dolar Amerika, dan hanya  60 juta dolar Amerika yang diinvestasikan di akademi ,” kata Infantino kepada Gazzetta dello Sport.

Menurutnya sudah terjadi salah kaprah dalam urusan transfer. Menurutnya transfer musim dingin bulan Januari bertujuan untuk mengganti pemain yang cedera bukan untuk membangun tim. Menurutnya perlu menyelamatkan nilai yang membuat sepak bola menjadi hebat.

“Saya pikira kita harus mengurangi jumlah pemain pinjaman dan menempatkan batas skuat menjadi 25 pemain Pemain terbaik harus bermain, bukan duduk di bangku di klub yang lebih besar. Orang Amerika memiliki sistem yang paling teratur di dunia. Saya ingin membuat peraturan baru pada akhir 2018, “ jelas dia seperti dilansir Soccerway.