Menelisik Taktik Allegri Saat Spurs Imbangi Juventus

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. Foto: Twitter Juventus

Bos Juventus, Massimiliano Allegri melakukan perubahan strategi taktik saat timnya diimbangi Spurs dalam babak 16 Besar di Allianz Stadium, Rabu (14/2/2018).  Direktur Juventus Beppe Marotta mengatakan buaka sebuah kejutan dengan perubahan taktik yang diterapkan Allegri.

Juventus membuang keunggulan dua gol di sepuluh menit awal laga. Spurs mencetak gol penyama lewat Harry Kane dan Cristian Eriksen. Juventus memiliki kesempatan untuk unggul lewat kado penalti menjelang babak pertama berkahir. Tetapi kesempatan itu tak bisa dimaksimalkan oleh Gonzalo Higuain.

Allegri memilih menggunakan skema 4-2-3-1 dalam pertandingan ini. Skema ini dipilih lantaran ketiadaan beberapa pemainnya yang absen. Seperti diketahui pelatih berkebangsaan Italia ini biasanya menggunakan skema 4-3-1-2.

“Ada dua pertandingan untuk memutuskan siapa yang lolos ke babak berikutnya Liga Champions. Ini penting untuk bermain dengan kecerdasan, karena Tottenham adalah lawan tangguh yang masih belum terkalahkan tahun ini, “kata Marotta  kepada Mediaset Premium.

Menurut Marota tidak perlu mengkhawatirkan dengan perubahan taktik Allegri. Ia sendiri menyebut perubahan taktik itu bukan sebuah kejutan.

“Allegri terbiasa dengan kejutan dan tak ada yang lebih baik dari dia bisa memilih sistem dan pemain terbaik untuk digunakan. Perubahan taktik adalah sesuatu yang dia hadapi, “ kata dia.

Massimiliano Allegri mengatakan Juventus  masih memiliki semua yang dibutuhkan untuk maju  di Liga Champions, meski bermain imbang 2-2 dengan Tottenham. Allegri menyebut timnya melakukan beberapa kesalahan. Dan beberapa kesalahan itu disebabkan oleh tekanan yang dilakukan Spurs.

“Itu adalah pertandingan yang bagus, Juve membuat beberapa kesalahan, sebagian karena tekanan mereka. Kata dia Sayang sekali kami tidak menang, tapi kami memiliki semua yang diperlukan untuk maju ke perempat final.

Allegri menjelaskan mengenai perubahan taktiknya. Juventus menggunakan formasi 4-2-3-1,  karena sebagian pemain cedera. Yakni Paulo Dybala, Juan Cuadrado, Blaise Matuidi, Andrea Barzagli, Stephan Lichtsteiner dan Benedikt Howedes.

“Dybala dan Matuidi harus kembali ke pertandingan kedua, tapi itu dalam waktu satu bulan dan sekarang kita harus fokus pada Torino akhir pekan ini, “ kata Allegri kepada Mediaset Premium seperti dikutip dari Football Italia.