Mereka yang Gagal dan Sukses di Bursa Transfer Musim Dingin

Riyad Mahrez gagal pindah ke Manchester City di bursa transfer musim dingin kali ini. Foto: Twitter Riyad Mahrez

LONDON – Bursa transfer  musim dingin musim ini telah berakhir.  Banyak  drama yang terjadi di detik akhir pada 31 Januari kembarin.

Kepindahan Pierre-Emerick Aubameyang ke Arsenal adalah kesepakatan terbesar dari tenggat waktu panik pada akhir bursa transfer musim dingin ini.

Pemain berkebangsaan Gabon ini akhirnya menyelesaikan kepindahannya yang berlarut-larut dari Dortmund ke Arsenal. Nilai transfernya adalah 56 juta poundsterleing.

Kabar besar lainnya adalah pemain Arsenal Olivier Gioud  yang menyeberang ke tetangga, Chelsea. Mata rantai transfer Olivier Giroud dan Aubameyang tak berhenti di situ. Pasalnya striker muda Chelsea juga ikut meramaikannya. Ia dipinjamkan ke Borussia Dortmund.

Di tempat lain, Tottenham mengamankan penandatanganan Lucas Moura. Sedangkan Inter meminjamkan Yuto Nagatomo. Nasib menyedihkan  dialami oleh Riyad Mahrez. Bintang Leicester City itu gagal pindah ke Manchester City.

Mengutip dari Soccerway, Manchester City dilaporkan kabur dari kesepakatan untuk menandatangani kontrak dengan Mahrez saat Leicester menuntut paket senilai hampir  95  juta poundsterling. Artinya pemain berkebangsaan  Aljazair ini akan tinggal bersama The Foxes sampai akhir musim.

Mahrez dikatakan sangat tidak senang karena gagal melakukan transfer. Namun malamnya yang menyedihkan tidak akan seberapa dibandingkan dengan Amadou di Lille.

Gelandang itu digambarkan terlihat sedih di London. Ia tampaknya kembali ke stasiun untuk kembali ke Perancis, setelah gagal untuk memutuskan pindah ke Crystal Palace meski telah menuju London.

Ada juga berita buruk sejauh kepindahan untuk Javier Pastore. Kepindahan gelandang PSG ke Inter akhirnya gagal. Cisilia Perwita S