Aguero Absen, City Andalkan Gabriel Jesus Saat Lawan Liverpool

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa Sergio Aguero absen untuk leg 1 perempatfinal Liga Champions melawan Liverpool setelah gagal pulih pada waktunya karena cedera lutut. Sebagai gantinya, City akan mengandalkan striker muda Gabriel Jesus.

Manchester City mendapatkan undian melawan Liverpool di babak perempatfinal. Pada leg 1, Liverpool menjamu Manchester City di Anfield, Kamis (5/4/2018). Kemudian sepekan kemudian gentian City menjamu Liverpool di Etihad.

Sergio Aguero mengalami cedera lutut kiri sejak pertengahan Maret lalu. Akibat cedera itu, ia juga tidak bisa menjalankan tugas internasionalnya bersama Timnas Argentina pada akhir Maret lalu. Aguero belum bisa bermain melawan Liverpol. Ia berpotensi kembali saat melawan Manchester United akhir pekan ini.

Sebagai gantinya, Guardiola memasang striker asal Brasil Gabriel Jesus, yang berusia 21 tahun. Ia dipasangkan bersama dengan Leroy Sane  yang berumur 22 tahun dan mantan pemain depan Liverpool yang berusia 23 tahun Raheem Sterling di Anfield.

“Kami sangat senang dengan semua [pemain muda kami] terutama ketiga pemain itu. Mereka masih muda – Gabriel tidak pernah memainkan perempatfinal Liga Champions dalam hidupnya dan pertama kalinya akan berada di sini, “ ujar City dilansir Espn.

Memainkan tiga pemain muda bukan menjadi hal yang patut dikhawatirkan bagi Guardiola. Apalagi melihat ketiga pemain ini bermain dengan bagus musim ini. Jika seandainya bermain tidak seperti yang diharapkan, Pep bakal menganggap laga kali ini sebagai pelajaran masa depan.

“Mengapa saya harus meragukan mereka ketika kami melakukannya di banyak tahapan musim ini dengan cukup baik? Jika tidak berjalan dengan baik, itu akan menjadi pelajaran yang bagus untuk masa depan. Aku tidak khawatir, tidak sama sekali. Aku melihat pemain 32 tahun lebih takut daripada anak muda ini. Itu tergantung pada mentalitas mereka, “ jelas eks pelatih Barca.

Manajer City telah mendesak para pemainnya untuk tetap tenang bermain di Anfield yang penuh dengan atmosfer panas. Apalagi Anfield menjadi satu-satunya tempat yang membuat City menelan kekalahan di musim.

“Perempatfinal (Liga Champions), itu seperti gunung dan itu tergantung apakah Anda mampu mengatasi situasi itu atau tidak. Lawan, tentu saja, adalah salah satu yang paling sulit di dunia.Kami tidak bisa melupakan bahwa ini bukan hanya satu pertandingan, itu 180 menit, “ ungkap Pep.

Bek Liverpool Andrew Roberson mengatakan pada konferensi pers sebelumnya bahwa City adalah favorit dalam lagi ini. Pasalnya City memiliki 16 poin lebih banyak dibanding Liverpool di Liga Premier.

Guardiola mengatakan dia senang dengan komentar itu karena para pemainnya harus merasa seperti mereka adalah favorit. Gelandang Kevin De Bruyne bersikeras bahwa label favorit tidak menempatkan para pemain di bawah tekanan lagi.

“Tekanan sudah ada pada kami sejak saya tiba di sini. Setiap tahun kami adalah favorit. Pada awal tahun, semua orang mengatakan kepada kami bahwa kami akan memenangkan liga sehingga tidak banyak berubah, “ ujar De Bruyne.